Badan Kesehatan UE Serukan Langkah-langkah Covid-19 "Mendesak"

Kamis , 25 November 2021 | 15:14
Badan Kesehatan UE Serukan Langkah-langkah Covid-19
Sumber Foto: Science.
Ilustrasi.

JAKARTA - Badan kesehatan Uni Eropa pada hari Rabu (24/11/2021) meminta negara-negara anggota untuk "segera" memperkenalkan langkah-langkah mengurangi potensi "beban sangat tinggi" akibat COVID-19 pada bulan Desember dan Januari.

Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), Andrea Ammon, merekomendasikan suntikan penguat COVID untuk semua orang dewasa di atas usia 18 tahun, "dengan prioritas untuk orang di atas 40 tahun". Badan tersebut juga mendesak negara-negara untuk meningkatkan tingkat vaksinasi mereka secara keseluruhan, terutama yang memiliki serapan rendah, seperti dikutip dari Medical Xpress, Kamis (25/11/2021).

Mereka yang sudah divaksinasi lengkap masih di bawah 70 persen dari keseluruhan populasi di UE dan Wilayah Ekonomi Eropa (Norwegia, Lichtenstein, dan Islandia). "Ini meninggalkan kesenjangan vaksinasi besar yang tidak dapat dijembatani dengan cepat dan memberi banyak ruang bagi virus untuk menyebar," kata ECDC.

"Kita perlu segera fokus untuk menutup kesenjangan kekebalan ini, menawarkan dosis penguat untuk semua orang dewasa, dan memperkenalkan kembali tindakan non-farmasi," kata Ammon dalam pernyataan video. Peringatannya keluar berselang satu hari setelah cabang Organisasi Kesehatan Dunia di Eropa mengatakan bahwa kemungkinan hingga 700.000 orang dapat meninggal akibat COVID-19 pada Maret 2022 di Eropa dan Asia Tengah, di samping 1,5 juta yang telah meninggal akibat virus tersebut.

Skenario pemodelan ECDC terbaru "menunjukkan bahwa potensi beban penyakit di UE/EEA dari varian Delta akan sangat tinggi pada bulan Desember dan Januari kecuali jika tindakan kesehatan masyarakat diterapkan sekarang dalam kombinasi dengan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan penyerapan vaksin dalam total populasi."

Di UE secara keseluruhan, 67,7 persen populasi telah divaksinasi lengkap tetapi tingkat vaksinasi sangat bervariasi antar negara. Baru 24,2 persen warga Bulgaria yang divaksinasi lengkap dibandingkan dengan 86,7 persen di Portugal. (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load