Pandemi Covid-19 Dunia Terus Melambat

Minggu , 17 Oktober 2021 | 10:26
Pandemi Covid-19 Dunia Terus Melambat
Sumber Foto: Getty Images.
Ilustrasi.

JAKARTA - Pandemi virus corona telah mengalami perlambatan selama tujuh minggu berturut-turut di seluruh dunia berdasarkan database AFP. Jumlah kasus harian baru turun lima persen secara global menjadi 403.300, menurut penghitungan AFP hingga Kamis (14/10/2021).

Pandemi mengalami peningkatan sejak pertengahan Juni yang dipicu varian Delta yang sangat menular, tetapi sejak akhir Agustus mengalami penurunan. Kasus yang dikonfirmasi hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah infeksi yang sebenarnya, dengan praktik penghitungan yang bervariasi dan berbagai tingkat pengujian di berbagai negara.

Minggu ini terlihat perbaikan di sebagian besar wilayah dunia, dengan 23 persen lebih sedikit kasus di Afrika, 21 persen lebih sedikit di Amerika Latin dan Karibia, 19 persen lebih sedikit di Timur Tengah, 16 persen lebih sedikit di Asia, dan 14 persen lebih sedikit di Amerika Serikat. Serikat dan wilayah Kanada.

Meski demikian, Eropa tengah melawan tren dengan kenaikan 13 persen, sementara jumlah kasus meningkat 11 persen di Oseania. Georgia, di mana hanya 27 persen populasinya yang telah menerima satu dosis vaksin, mengalami lonjakan jumlah kasus baru terbesar, dengan peningkatan 79 persen.

Di luar Kaukasus, peningkatan terbesar minggu ini terjadi di Eropa, dengan kasus meningkat setengahnya di Irlandia, dan 49 persen di Belanda, di mana lebih dari 66 persen populasi telah menerima dua dosis vaksin. Kasus meningkat sebesar 42 persen di Polandia dan Latvia, seperti dikutip dari Medical Xpress, Minggu (17/10/2021).

Israel mengalami penurunan terbesar dengan 48 persen penurunan jumlah kasus, diikuti Kuba (32 persen lebih sedikit), Guatemala (31 persen turun), Kosta Rika (29 persen turun) dan Vietnam, di mana kasus turun seperempat.

AS sejauh ini tetap menjadi negara dengan jumlah kasus baru terbesar, dengan 86.800 per hari, turun 14 persen. Diikuti Inggris dengan 38.700, meningkat 13 persen, dan Turki 30.500, meningkat lima persen. Secara per kapita negara yang mencatat kasus baru terbanyak minggu ini adalah Latvia dengan 623 kasus per 100.000 penduduk, diikuti Serbia (598) dan Georgia (585).

AS juga mencatat jumlah kematian terbesar per hari dengan 1.563, diikuti Rusia dengan 967, dan Meksiko 350. Di tingkat global, jumlah kematian harian terus turun menjadi 6.741, turun enam persen. Dalam hal vaksinasi, Kuba memimpin perlombaan vaksinasi di antara negara-negara dengan lebih dari satu juta penduduk, menginokulasi 1,92 persen populasinya setiap hari.

Iran diikuti dengan 1,57 persen, Selandia Baru dengan 1,46 persen, Lebanon (1,24 persen), Korea Selatan (1,22 persen) dan Vietnam (1,20 persen). Uni Emirat Arab dan Portugal memiliki dorongan vaksinasi yang paling maju, setelah memvaksinasi penuh masing-masing 86 persen dan 85 persen dari populasi mereka. Spanyol dan Singapura masing-masing mengikuti dengan 78 persen. (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load