AS Akan Cabut Pembatasan Turis Dari 33 Negara, Indonesia Tidak Termasuk

Selasa , 21 September 2021 | 19:31
AS Akan Cabut Pembatasan Turis Dari 33 Negara,  Indonesia Tidak Termasuk
Sumber Foto Travel
Ilustrasi

JAKARTA--Amerika Serikat (AS) akan membuka kembali negaranya untuk wisatawan yang menggunakan jalur penerbangan dari 33 negara termasuk China, India, Brasil, dan sebagian besar Eropa mulai November mendatang dengan syarat telah divaksinasi penuh Covid-19.

Keputusan yang diumumkan oleh Koordinator Satgas Covid-19 Gedung Putih, Jeff Zients itu menandai perubahan mendadak pemerintahan Presiden Joe Biden. Pekan lalu, dia mengatakan belum tepat waktunya untuk mencabut pembatasan apapun di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Sebagaimana dilaporkan ChannelNewsAsia.com, Selasa (21/9/2021), Amerika Serikat akan menerima pelancong udara yang divaksinasi penuh dari 26 negara yang disebut Schengen di Eropa termasuk Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Swiss dan Yunani. Tujuh negara lain yang ada dalam daftar adalah Inggris, Irlandia, China, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil. Indonesia tidak ada dalam daftar tersebut.

AS selama ini melarang pelancong dari sebagian besar negara di dunia,  termasuk puluhan ribu warga negara asing dengan kerabat atau hubungan bisnis di Amerika Serikat. Pembatasan pada warga negara non-AS pertama kali diberlakukan pada pelancong udara dari China pada Januari 2020 oleh Presiden Donald Trump saat itu. .

Zients tidak memberi tanggal mulai pembukaan pembatasan yang tepat selain mengatakan "awal November". Secara terpisah, Amerika Serikat memperpanjang pembatasan terkait pandemi di perbatasan darat dengan Kanada dan Meksiko yang melarang perjalanan yang tidak penting seperti pariwisata hingga 21 Oktober. AS tidak memberi indikasi apakah akan menerapkan aturan vaksin untuk masuk ke negara tersebut lewat darat. Kritik



Sumber Berita: Bisnis.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load