Kroasia Kutuk Serangan Pasar Swalayan di Prancis

Sabtu , 24 Maret 2018 | 08:30
Kroasia Kutuk Serangan Pasar Swalayan di Prancis
Sumber Foto AFP
Serangan mematikan di Pasar Swalayan di Kota Trebes, Prancis.

ZAGREB - Perdana Menteri (PM) Kroasia Andrej Plenkovic mengutuk keras aksi teror pada Jumat (23/3/2018) dalam serangan mematikan di Prancis.

"Dengan penyesalan yang dalam, saya menerima berita mengenai krisis penyanderaan di Kota Kecil Trebes. Sayangnya, dalam peristiwa tersebut ada korban jiwa," kata Plenkovic di dalam surat belasungkawa kepada timpalannya dari Prancis Edouard Philippe seperti dikutip Xinhua, Sabtu (24/3/2018) pagi.

"Republik Kroasia dengan keras mengutuk aksi teror dan bertekad bulat dalam memerangi kekerasan ... yang menggerogoti landasarn masyarakat demokratis modern," katanya.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada Philippe, keluarga korban dan warga yang terpengaruh oleh perbuatan tragis itu, demikian laporan kantor berita Kroasia, HINA.

Pada Jumat pagi, seorang pria bersenjata melakukan penyanderaan di satu pasar swalayan di Prancis Selatan, menewaskan tiga orang dan melukai 16 orang lagi.

Terpisah, Wali Kota Trebes, Eric Menassi mengatakan, seluruh sandera telah dibebaskan. Pemerintah Prancis menyatakan peristiwa ini sebagai aksi teroris."Seluruh informasi yang telah kami sampaikan mengarahkan bahwa ini merupakan aksi teroris," kata Edourad Philippe, PM Prancis, seperti dikutip dari Reuters.

Lebih dari 240 orang telah tewas di Prancis sejak aksi teroris menerjang negara ini tahun 2005 yang dilakukan orang-orang pendukung ISIS.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load