Studi: Penyintas Covid-19 Alami Sesak Napas Setahun

Senin , 30 Agustus 2021 | 16:34
Studi: Penyintas Covid-19 Alami Sesak Napas Setahun
Sumber Foto: Verywell Mind.
Ilustrasi.

JAKARTA - Jurnal The Lancet mengeluarkan sebuah studi mengenai para penyintas Covid-19 yang mengalami satu gejala hingga 1 tahun. Studi tersebut dilakukan terhadap 1.276 pasien dari Wuhan, China, dari hasil studi tersebut menunjukkan sekitar 1 dari 3 orang masih mengalami sesak napas selama 12 bulan. 

Dilansir laman Times of India, Senin (30/8/2021), fakta lain juga mengungkapkan bahwa para penyintas Covid-19 ditemukan kurang sehat dibandingkan masyarakat yang belum terinfeksi virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.

"Studi kami adalah yang terbesar hingga saat ini untuk menilai hasil kesehatan dari pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit setelah 12 bulan terinfeksi," ungkap Profesor Bin Cao yang bekerja di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang. "Sebagian besar telah sembuh dengan baik, tapi masalah kesehatan tetap ada pada beberapa pasien, terutama mereka yang sakit kritis selama di rumah sakit," sambungnya.

Temuan studi menunjukkan pemulihan untuk beberapa pasien akan membutuhkan waktu lebih lama dari 1 tahun. Kondisi ini harus diperhitungkan ketika mereka merencanakan pemberian layanan kesehatan pasca-pandemi. Studi sebelumnya dilakukan oleh tim yang sama terhadap 1.733 penyintas covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Studi ini menemukan bahwa sekira tiga perempat pasien memiliki masalah kesehatan yang persisten setelah 4 bulan terinfeksi. Studi baru menganalisis data dari pasien yang telah keluar dari rumah sakit antara 7 Januari dan 29 Mei 2020. Para pasien menjalani pemeriksaan kesehatan terperinci pada 6 dan 12 bulan untuk menilai gejala yang sedang berlangsung dan kualitas hidup terkait kesehatan mereka.

Mereka diwajibkan melakukan beberapa tes termasuk kuesioner tatap muka, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, dan tes berjalan enam menit untuk mengukur tingkat daya tahan pasien.

Usia rata-rata pasien yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 57 tahun. Pasien tersebut diawasi selama rata-rata 185 dan 349 hari setelah terinfeksi covid-19. Banyak gejala sembuh dari waktu ke waktu, terlepas dari tingkat keparahan penyakit awal covid-19.

"Meski begitu, proporsi pasien yang masih mengalami setidaknya satu gejala setelah 1 tahun terinfeksi mengalami penurunan. Persentase tersebut turun dari 68 persen pada 6 bulan menjadi 49 persen pada 12 bulan," jelas seorang peneliti. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load