Mahmuddin Yassin Dukung Ismail Sabri Jadi PM Malaysia

Kamis , 19 Agustus 2021 | 20:04
Mahmuddin Yassin Dukung Ismail Sabri Jadi PM Malaysia
Sumber Foto Antara
Calon kuat PM Malaysia Ismail Sabri bin Yakob

JAKARTA--Perikatan Nasional (PN) dengan suara bulat setuju untuk menominasikan mantan Wakil Perdana Menteri, Ismail Sabri bin Yaakob, sebagai calon Perdana Menteri Perikatan Nasional yang baru.

Ketua PN Muhyiddin Yassin mengemukakan hal itu dalam pernyataan pers di Kuala Lumpur, Kamis.

Seluruh 50 anggota parlemen dari partai koalisi PN, yaitu 31 parlemen BERSATU, 18 PAS dan satu STAR telah menyerahkan surat pernyataan ke Istana Negara pada 18 Agustus 2021 yang menyatakan dukungan untuk Ismail Sabri bin Yaakob sebagai calon perdana menteri.

"Empat anggota parlemen independen Pro-PN juga melakukan hal yang sama. Saya juga sudah berkonsultasi dengan pimpinan partai GPS dan PBS membentuk Perikatan Nasional sebelumnya untuk mengambil resolusi serupa," katanya.

Dia mengatakan keputusan ini diambil untuk menjamin kelangsungan kebijakan PN fokus memerangi COVID-19 dan merehabilitasi negara hingga tiba saatnya Pemilihan Umum diselenggarakan untuk mengembalikan amanah kepada rakyat.

"Keputusan ini juga berarti bahwa PN mengutamakan stabilitas politik dan kesejahteraan rakyat di atas politik balas dendam dalam persaingan kekuasaan," katanya.

Ketika dihadapkan pada situasi krisis, ujar dia, politisi harus bermurah hati demi rakyat dan negara.

"Sejalan dengan prinsip-prinsip PN untuk mempertahankan sebuah pemerintahan yang berintegritas, saya ingin tekankan bahwa dukungan PN terhadap Ismail Sabri Yaakob yang juga Wakil Presiden UMNO adalah bersyarat," katanya.

Jika diangkat sebagai perdana menteri oleh Yang di-Pertuan Agong, uja dia, pihaknya memastikan bahwa anggota kabinet yang akan diangkat nantinya terdiri dari mereka yang berintegritas, dapat dipercaya, dan bebas dari tuntutan pidana di pengadilan.

Pemerintah Perikatan Nasional di bawah kepemimpinannya juga harus melanjutkan praktik menghormati prinsip pemisahan kekuasaan, melindungi independensi peradilan dan menegakkan konsep monarki konstitusional.

"Saya berharap proses pengangkatan perdana menteri yang baru dapat berjalan lancar dan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sesuai dengan persyaratan konstitusi federal," katanya.

Sebagai Ketua Perikatan Nasional, ujar dia, pihaknya akan terus mengabdi kepada rakyat dan mempersiapkan partai untuk menghadapi Pemilihan Umum ke-15 ketika saatnya tiba.

Anggota parlemen dari Barisan Nasional (BN) yakni dari UMNO, MIC dan MCA diterima menghadap Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong, Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Istana Negara, Kamis.

Mereka terdiri dari dua kelompok yakni kelompok pertama yang diterima jam 10.45 waktu setempat sedangkan Ketua Barisan Nasional yang juga Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi mengadap raja sekitar jam 14.00.

Kelompok pertama BN berangkat dengan menggunakan bus dari sekretariat BN di Menara Dato' Onn Gedung World Trade Center (WTC) melalui pintu dua Istana Negara.

Terlihat dalam rombongan pertama Ketua Lembaga Penasihat Barisan Nasional yang juga mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.

Anggota parlemen dari UMNO sebanyak 54 orang, MCA (Partai China) dua orang dan MIC (Partai India) satu orang.

Sedangkan anggota parlemen PAS dari Pasir Puteh Nik Muhammad Zawawi Salleh mengatakan surat pernyataan dukungan telah diberikan kepada partai untuk diurus.

Pimpinan oposisi Anwar Ibrahim sudah diterima oleh Raja Malaysia sehari sebelumnya sedangkan anggota parlemen oposisi yang menyerahkan surat pernyataan dukungan calon perdana menteri melalui e-mail dan faksimile.

Anggota parlemen PKR dari Lembah Pantai, Fahmi Fadzil mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat pernyataan dukungan  melalui e-mail Kamis pagi sedangkan rekannya anggota parlemen Batu, P Prabakaran mengantar surat melaui e-mail dan faksimile pada pukul 12.30 waktu setempat.

Pihak oposisi mencalonkan Anwar Ibrahim sebagai calon perdana menteri.

 



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load