11.000 Konsentrator Oksigen dari Yayasan Temasek Diterima RI

Selasa , 13 Juli 2021 | 18:36
11.000 Konsentrator Oksigen dari Yayasan Temasek Diterima RI
Sumber Foto: Indoindians.com.
Ilustrasi konsentrator oksigen.

JAKARTA - Membantu mengurangi dampak pandemi COVID-19 pada masyarakat di Indonesia, Temasek Foundation bersama kelompok donatur dari perusahaan-perusahaan di Indonesia dan Singapura melakukan langkah aktif menyumbangkan konsentrator oksigen ke RI.

Lebih dari 11.000 konsentrator oksigen, yang merupakan alat bantu pernapasan non-invasif tingkat medis, diserahkan pada 13 Juli 2021 melalui Kementerian Kesehatan RI. Diharapkan konsentrator oksigen ini membantu memberikan dukungan tambahan kepada rumah sakit untuk merawat pasien dengan kondisi pernapasan yang sulit.

Konsentrator oksigen ini disumbangkan oleh kelompok donatur yang termasuk Bakti Barito Foundation, Cikarang Listrindo, Dharma Satya Nusantara, East Ventures, Indies Capital Partners, Kino Indonesia, Sinar Mas, Tanoto Foundation, TBS Energi Utama, Triputra Group, UID Foundation, Wahana Artha, CapitaLand Hope Foundation, DBS Bank, dan Singtel.

Dari rilis yang diterima redaksi, konsentrator akan dikirim dalam batch dengan pengiriman pertama 1.500 unit tiba di Jakarta pada 13 dan 14 Juli 2021. Menyusul, jumlah lainnya akan dikirimkan secara bertahap selama beberapa minggu ke depan.

Temasek menyebutkan donasi ini terwujud berkat kemurahan hati komunitas dunia usaha Indonesia di Singapura, juga bisnis Singapura, yang secara cepat hadir dan membantu perjuangan kolektif melawan COVID-19. Yayasan Temasek dan para donatur mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia untuk dukungan pentingnya dan upaya memastikan kelancaran pengiriman alat medis ini.

KBRI Singapura juga secara aktif memfasilitasi donasi yang akan mendukung rumah sakit di Indonesia untuk memperluas fasilitas perawatan oksigen dan pengobatan bila diperlukan. Sejak awal pandemi, Yayasan Temasek telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Singapura untuk membantu penyaluran masker, peralatan medis, dan set tempat tidur dari Indonesia ke Singapura dan sebaliknya.

Yayasan Temasek didirikan sebagai respons solidaritas terhadap masyarakat Indonesia di tengah situasi COVID-19. “Dengan munculnya varian baru dan lebih menular, ada tambahan keharusan bagi masyarakat Indonesia dan Singapura untuk bersatu padu untuk mendukung respons terhadap kondisi pandemi. Kami berterima kasih kepada Kedutaan Besar RI di Singapura, dan Kementerian Luar Negeri Singapura untuk memfasilitasi kolaborasi multi-mitra ini,” kata Jennie Chua, Ketua Yayasan Temasek Internasional. (E-4)



Sumber Berita: Yayasan Temasek.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load