Juragan Antivirus John McAfee Tewas di Penjara

Kamis , 24 Juni 2021 | 06:52
Juragan Antivirus John McAfee Tewas di Penjara
Sumber Foto dok/Bloomberg
John McAfee

JAKARTA - John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju mengekstradisi dirinya ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak. Juragan antivirus ini meninggal diduga karena bunuh diri.

Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu (23/6/2021) malam waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman Catalan mengatakan bahwa petugas penjara dan petugas medis telah mencoba menyelamatkan nyawa McAfee, sayangnya tetapi tidak berhasil.

"Staf kehakiman telah dikirim ke penjara dan sedang menyelidiki penyebab kematian. Semuanya mengarah pada kematian karena bunuh diri," kata pernyataan itu dikutip dari Guardian.

Pengacara McAfee mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Rabu (23/6/2021) malam bahwa McAfee tampaknya gantung diri di sel penjaranya.

McAfee dikenal sebagai sosok kontroversial di dunia teknologi. Perusahaannya merilis perangkat lunak anti-virus komersial pertama.

Kehadiran Antivirus McAfee telah memicu industri multi-miliar dolar di dunia komputer, dan akhirnya perusahaan tersebut dijual ke Intel seharga lebih dari USD 7,6 miliar atau Rp 109,6 triliun.

Pada Oktober 2020, McAfee ditangkap di Spanyol ketika dia hendak naik pesawat ke Turki dengan tuduhan penggelapan pajak oleh Departemen Kehakiman AS. Jaksa Tennessee telah mendakwa McAfee atas penghindaran pajak setelah gagal melaporkan pendapatan yang diperoleh dari mempromosikan cryptocurrency saat dia melakukan pekerjaan konsultasi, serta pendapatan dari ceramah dan menjual hak atas kisah hidupnya untuk sebuah film dokumenter.

McAfee menghindari kewajiban pajak dengan meminta pendapatannya dibayarkan ke rekening bank dan rekening pertukaran mata uang kripto bukan atas namanya. Dia juga dituduh menyembunyikan aset, termasuk kapal pesiar dan properti real estate, juga atas nama orang lain.

Pada hari Rabu (23/6/202), pengadilan tertinggi Spanyol telah menyetujui ekstradisi McAfee ke Amerika Serikat. Meskipun keputusan tersebut dapat diajukan banding dan ekstradisi harus disetujui oleh kabinet Spanyol.

"Pengadilan setuju untuk memberikan ekstradisi John David McAfee seperti yang diminta oleh otoritas kehakiman Amerika untuk kejahatan yang dimaksud dalam dakwaan pelanggaran pajak untuk tahun 2016 hingga 2018," bunyi putusan setebal 16 halaman.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load