FDA Didorong Keluarkan Otorisasi Penggunaan Pfizer

Selasa , 04 Mei 2021 | 17:35
FDA Didorong Keluarkan Otorisasi Penggunaan Pfizer
Sumber Foto: Tribbunnews.
Ilustrasi.

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) didorong untuk segera mengesahkan otorisasi, penggunaan vaksin Pfizer untuk remaja usia 12 – 15 tahun.

Dilansir ChannelNewsAsia (CNA) menurut seorang pejabat federal keputusan itu diharapkan dapat berlaku pada pekan depan, sebagai upaya untuk menyiapkan suntukkan untuk banyak orang sebelum dimulainya aktivitas sekolah pada tahun ajaran baru.

Pengumuman tersebut akan datang sebulan setelah perusahaan menemukan bahwa pengambilan gambarnya, yang sudah diotorisasi untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas, juga memberikan perlindungan bagi kelompok yang lebih muda.

Pejabat federal mengharapkan pula FDA akan menyetujui penggunaan Pfizer oleh para remaja bahkan anak-anak yang lebih kecil pada musim gugur ini. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), saat ini vaksin Pfizer diprioritaskan bagi para penerima yang merupakan tenaga medis dan para lansia berusia 65 tahun ataupun lebih.

AS telah memesan sebanyak 300 juta dosis Prizer yang diperkirakan akan mencukupi kebutuhan penyuntikan terhadap 150 juta orang hingga akhir Juli. Di sisi lain data Universitas Johns Hopkins menyebut, penularan infeksi COVID-19 di AS mencapai lebih dari 32 juta dengan lebih dari 577.000 kematian.

Namun, adanya penurunan infeksi baru-baru ini mendorong sejumlah pemimpin negara bagian dan lokal untuk melonggarkan beberapa pembatasan terkait virus corona.

Senin (3/5/2021), gubernur New York, New Jersey, dan Connecticut mengumumkan mereka akan mencabut sebagian besar pembatasan kapasitas pada bisnis, termasuk toko ritel, layanan makanan, dan pusat kebugaran, mulai 19 Mei. Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan keputusan itu didasari pada penurunan yang stabil dalam tingkat positif tes COVID-19 dan rawat inap.

“Warga New York telah membuat kemajuan luar biasa. Saatnya, menyesuaikan kembali keputusan yang dibuat pada sains dan data,” ungkap Cuomo seperti dilansir Aljazeera.com. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load