Polisi Pastikan 10 Orang Tewas dalam Penembakan di Supermarket AS

Selasa , 23 Maret 2021 | 10:03
Polisi Pastikan 10 Orang Tewas dalam Penembakan di Supermarket AS
Sumber Foto dok/20Detik
Penembakan di Supermarket di Colorado Amerika Serikat menewaskan 10 orang.

COLORADO - Kepolisian Boulder di Colorado, Amerika Serikat (AS), memastikan bahwa sedikitnya 10 orang tewas dalam penembakan di supermarket setempat. Salah satu korban tewas merupakan personel Kepolisian Boulder.

Seperti dilansir CNN, Selasa (23/3/2021), Kepala Kepolisian Boulder, Maris Herold, dalam konferensi pers terbaru menyatakan bahwa penembakan brutal yang terjadi di supermarket King Soopers pada Senin (22/3/2021) sore waktu setempat, telah menewaskan 10 orang.

Herold menyebut seorang polisi Boulder yang merespons penembakan itu, menjadi salah satu korban tewas."Hati saya tertuju pada korban insiden ini," ucap Herold.

"Saya berterima kasih atas polisi yang merespons (penembakan ini)," imbuhnya.

Motif penembakan ini belum diketahui pasti dan masih dalam penyelidikan. Herold berjanji bahwa pihaknya akan bekerja secepat mungkin untuk menyajikan fakta-fakta terkait penembakan ini kepada publik.

Sebelumnya, Komandan Kerry Yamaguchi dari Kepolisian Boulder menyatakan pelaku penembakan telah ditangkap, dalam kondisi luka-luka.

Yamaguchi menuturkan bahwa pelaku penembakan menjadi satu-satunya individu yang luka-luka dan berhasil selamat dalam penembakan ini. Identitas pelaku belum diungkap ke publik.

Penembakan brutal ini terjadi beberapa hari setelah pria bersenjata menewaskan delapan orang di panti pijat dan spa di Kota Atlanta, negara bagian Georgia. Para pejabat belum dapat memastikan apakah serangan dengan para korban termasuk enam perempuan Asia itu karena motivasi rasial.

Tersangka penembakan, Robert Aaron Long, menghadapi berbagai dakwaan berlapis pembunuhan serta penyerangan.

Sherif Cherokee, Frank Reynolds mengatakan tersangka mengklaim "kecanduan seks".

Serangan ini terjadi di tengah peningkatan kejahatan yang menyasar warga keturunan Asia-Amerika. Maraknya serangan anti-Asia tersebut memicu aksi-aksi unjuk rasa yang digelar di kota-kota besar AS, seperti New York, Washington dan termasuk Atlanta. Unjuk rasa serupa juga digelar di kota Montreal, Kanada.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load