Pesawat Timpa Rumah, 10 Orang Tewas  

Sabtu , 17 Maret 2018 | 23:05
Pesawat Timpa Rumah, 10 Orang Tewas   
Sumber Foto AFP
Petugas membersihkan lokasi jatuhnya pesawat di Filipina.

 

MANILA - Korban tewas akibat pesawat ringan jatuh menimpa rumah di Filipina, Sabtu (17/3/2018), bertambah menjadi 10 orang. Lima orang merupakan penumpang dan kru pesawat (sebelumnya disebutkan enam), sedangkan lima lainnya adalah penghuni rumah.

Pesawat Piper PA-23 Apache itu jatuh menimpa rumah tak jauh dari ibu kota Manila saat baru lepas landas dari Bandara Plaridel, Provinsi Bulacan.

Pejabat kepolisian setempat Julio Lizardo mengatakan, lima korban tewas dari penghuni rumah merupakan tiga anak, ibu, dan nenek.

Petugas tidak hanya bekerja keras mengeluarkan penumpang dan kru dari pesawat yang sudah hancur tak berbentuk itu, namun juga penghuni rumah yang terkubur di reruntuhan bangunan. Petugas juga terpaksa menggunakan gergaji mesin untuk memotong bagian rumah dan pesawat. Umumnya para korban dalam kondisi terbakar.

"Kami harus menggali reruntuhan untuk menemukan korban," kata Liardo.

Petugas belum bisa memastikan mengapa pesawat charter yang dioperasikan perusahaan lokal Lite Air Express itu bisa jatuh. Namun kondisi cuaca di lokasi dinyatakan baik. Pesawat lepas landas dari Plaridel untuk menuju Laoag, di timur laut Luzon. Akibat kecelakaan ini, semua pesawat yang dioperasikan Lite Air Express di-grounded sampai penyelidikan selesai.

 



Sumber Berita: AFP
KOMENTAR

End of content

No more pages to load