Prabowo-Mark Esper Bahas Keamanan Kawasan dan Kerjasama Bilateral

Minggu , 18 Oktober 2020 | 09:20
Prabowo-Mark Esper Bahas Keamanan Kawasan dan Kerjasama Bilateral
Sumber Foto Nawacita.vo
Menhan Prabowo Subianto di Amerika Serikat

JAKARTA--Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto telah bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Mark Esper di Pentagon, Washington DC pada 16 Oktober 2020 waktu setempat.

Dikutip dari Defense.gov (16/10/2020), keduanya "membahas keamanan kawasan, prioritas pertahanan bilateral, dan akuisisi pertahanan."

Menteri Esper juga mengkomunikasikan "pentingnya menegakkan hak asasi manusia, supremasi hukum, dan profesionalisasi saat kedua negara memperluas keterlibatan mereka."

Sementara itu, Prabowo menekankan "pentingnya keterlibatan militer di semua tingkatan, dan menyampaikan penghargaannya atas dukungan Amerika Serikat untuk modernisasi pertahanan Indonesia."

Kedua pemimpin berbagi keinginan mereka untuk meningkatkan kegiatan militer-ke-militer bilateral dan bekerja sama dalam keamanan maritim, lanjut pernyataan resmi itu.

Keduanya juga menandatangani Memorandum of Intent untuk memajukan upaya Defense Prisoner of War / Missing in Action Accounting Agency untuk memulai kembali pekerjaannya di Indonesia untuk memulihkan sisa-sisa personel AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia II.

Kedua pemimpin turut menyatakan simpati kepada mereka yang terkena COVID-19 di Amerika Serikat dan Indonesia.

Prabowo dan Esper sebelumnya bertemu pada November 2019 di pertemuan para kepala pertahanan Asia Tenggara. Selama panggilan telepon bulan Agustus 2020, mereka menyatakan keinginan untuk bertemu kembali secara langsung.

 

 

Dikutip dari Lipuan6.com, perjalanan Prabowo ke AS atas undangan Esper terjadi setelah Washington mencabut larangan hampir dua dekade terhadap mantan pejabat militer, yang telah dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu.

Kendati demikian pertemuan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan AS dengan China di wilayah Indo-Pasifik, terutama, Asia Tenggara. Pejabat AS menilai bahwa kemitraan dengan Indonesia merupakan hal penting.

"Pemerintah AS dan Departemen Pertahanan sangat mementingkan kemitraan kami dengan Indonesia, yang dengannya kami berbagi nilai-nilai demokrasi, hubungan ekonomi dan antar-warga yang kuat, dan kepentingan bersama dalam tatanan berbasis aturan di Asia Tenggara," Jonathan Hoffman, asisten Sekretaris Pertahanan untuk Urusan Publik, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke BenarNews pada 15 Oktober, dikutip pada Kamis 18 Oktober 2020.

 

 



Sumber Berita: Liputan6.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load