Petugas Korsel Ditembak Dan Dibakar Tentara Korut

Jumat , 25 September 2020 | 14:33
Petugas Korsel Ditembak Dan Dibakar Tentara Korut
Sumber Foto TrikRiau.com
Militer berpatroli di perbatasan Korsel dan Korut

jAKARTA--Kantor Presiden Korea Selatan atau Cheong Wa Dae mengutuk keras atas pembunuhan seorang pejabat sipil yang ditembak d an dibakar oleh tentara Korea Utara pekan ini.

Pejabat berusia 47 tahun dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan menghilang pada Senin (21/9) siang, saat bertugas di atas kapal inspeksi di perairan lepas pulau perbatasan barat Yeonpyeong.

"Korea Utara menemukan pria itu di perairannya dan melakukan tindakan brutal dengan menembak dan membakar tubuhnya, sesuai analisis menyeluruh militer kami terhadap berbagai data intelijen," kata sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, seperti dikutip dari Yonhap News Agency, Jumat (25/9).

"Kami mengutuk keras tindakan brutal tersebut dan sangat mendesak Korea Utara untuk memberikan penjelasan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab," bunyi pernyataan itu. "Kami juga dengan tegas memperingatkan Korea Utara bahwa semua tanggung jawab atas insiden ini ada di tangan mereka."

Ini insiden pertama sejak Juli 2008, saat seorang warga sipil Korea Selatan ditembak mati di Korea Utara. Pada saat itu, Park Wang-ja ditembak dan dibunuh di resor pegunungan Kumgang di Utara saat berkeliaran di zona terlarang.

Presiden Moon Jae-in menyatakan keprihatinan yang mendalam, menyebut pembunuhan itu sebagai "insiden mengejutkan yang tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun."

Pihak berwenang Korea Utara, demimkian Moon, harus mengambil tanggung jawab terkait kasus ini. Ia juga mendesak pihak militer lebih memperketat postur pertahanannya untuk melindungi nyawa dan keselamatan warga.

Dilansir dari Yonhap News, Kamis (24/9), Deputi Direktur Kantor Keamanan Nasional Suh Choo-suk mendesak Korea Utara untuk mengungkap kebenaran di balik tindakan tidak manusiawi dan menegakkan hukum bagi mereka yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

Suh yang juga merupakan Kepala Dewan Keamanan Nasional mengatakan penembakan Korea Utara terhadap warga negara Korea Selatan yang tidak bersenjata hingga tewas dan merusak tubuhnya tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.



Sumber Berita: Berbagai sumber
KOMENTAR

End of content

No more pages to load