Pejabat PBB Tuding MBS Tersangka Utama Pembunuhan Khasoggi

Minggu , 12 Juli 2020 | 23:35
Pejabat PBB Tuding MBS Tersangka Utama Pembunuhan Khasoggi
Sumber Foto Albalad.co
Pangeran Muhammad Bin Salman

JAKARTA--Pejabat Khusus Perserikatan Bangsa Bangsa untuk urusan Arbitrer, Agnes Callamard mengatakan bahwa putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) merupakan tersangka utama dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, 2018 silam.

Seperti dilansir Kantor Berita Anadolu, Callamard mengakui, ia tidak punya bukti atas ucapannya terhadap MBS tersebut, namun urusan perintah dan penghasutan pembunuhan, MBS diklaim Callamard adalah tersangka utamanya. 

"Begini, saya pikir dia adalah tersangka utama dalam hal menentukan siapa yang memerintahkan atau yang menghasut pembunuhan. Dia ada dalam skema. Secara pribadi, saya tidak memiliki bukti yang menunjuk kepadanya sebagai (orang) yang telah memerintahkan kejahatan," kata Callamard, yang juga adalah salah satu pengacara hak asasi manusia cukup ternama.

Dirinya lanjut menuturkan, bukti tidak langsung menunjukkan bahwa kejahatan seperti itu tidak mungkin terjadi tanpa kontribusi MBS.  

"Saya yakin menurut informasi yang diberikan lebih dari setahun lalu, CIA (badan intelijen pusat) telah memiliki informasi ini," ujar Callamard. 

Dia mencatat bahwa persidangan Turki diadakan secara 'in absentia' karena semua orang tahu bahwa Arab Saudi tak akan membiarkan para terdakwa menghadapi persidangan langsung di Turki.

Callamard menggambarkan persidangan di Turki lebih adil daripada di Arab Saudi. Pada 3 Juli lalu, Turki mengadakan persidangan kasus pembunuhan Khashoggi, dengan mendaftar 20 warga Saudi yang dituduh terlibat dalam pembunuhan. 

Jamal Khashoggi sendiri adalah jurnalis Arab Saudi yang diasingkan di Amerika Serikat pada 2017. Dia pergi ke konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018 untuk mengurus dokumen agar dapat menikah dengan tunangannya, Hatice Cengiz. 

Tim penyelidik percaya bahwa Khashoggi dibunuh dan dimutilasi saat tunangannya menunggu di luar, tetapi jenazahnya belum pernah ditemukan.

Para pejabat Saudi awalnya mengklaim bahwa dia telah meninggalkan gedung itu dalam keadaan hidup namun catatan peristiwa mereka berubah-ubah. 

Kronologis pembunuhan Khashoggi dianggap mengerikan sekaligus mengejutkan dunia. Dan laporan PBB berikutnya mengatakan ada bukti yang dapat dipercaya bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS) dan pejabat tinggi Saudi lainnya bertanggung jawab secara individual. 

Pangeran Mohammed bin Salman sudah membantah tuduhan keterlibatan dirinya dalam pembunuhan itu. Tetapi Pangeran Salman hanya mengatakan bahwa dia "bertanggung jawab penuh sebagai pemimpin di Arab Saudi".



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load