Demo Meluas, KJRI Chicago: 1.990 WNI di AS Aman

Senin , 01 Juni 2020 | 17:15
Demo Meluas, KJRI Chicago: 1.990 WNI di AS Aman
Sumber Foto AP Photo
Unjuk rasa memprotes kematian George Floyd terus meluas di Amerika Serikat.

CHICAGO - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago memastikan 1.990 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terjadinya kerusuhan buntut protes kematian George Floyd dalam kondisi aman.

Sebanyak 1.990 WNI itu tersebar di Chicago sebanyak 864 WNI, Minneapolis-St. Paul 272 WNI, Detroit 334 WNI, Des Moines 36 WNI, Cincinnati 81 WNI, Columbus 277 WNI, Cleveland 68 WNI, Toledo 31 WNI dan Dayton 27 WNI.

"WNI yang ada di kota-kota yang dilanda aksi protes dilaporkan berada dalam keadaan baik dan aman," tulis siaran pers KJRI Chicago yang diterima detik.com, Senin (1/6/2020)

Dalam siaran pers itu, kawasan Midwest yang menjadi wilayah kerja KJRI Chicago kini diberlakukan jam malam hingga Senin 1 Juni 2020. Kota-kota yang memberlakukan jam malam itu ada illionis, Indiana, Minnesota, MIssouri, Cincinnati, Cleveland, Columbus, Dayton, Toledo (Ohio) dan Milwaukee dan Madison (Wisconsin).

Berdasarkan informasi yang ada, aksi protes buntut kematian Floyd berlangsung hingga Senin (1/6/2020) dini hari. Bahkan, para demonstran sudah anarkis dan melakukan penjarahan di toko-toko.

Dengan situasi seperti itu, KJRI Chicago terus melakukan komunikasi dengan para WNI. Tujuannya untuk memastikan kondisi mereka baik-baik saja.

"Menyikapi perkembangan situasi, KJRI Chicago terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan warga masyarakat Indonesia di kota-kota tempat terjadinya aksi-aksi," ucapnya.

Selain itu, KJRI Chicago juga mengimbau para WNI untuk selalu mengecek informasi yang ada di media sosial KJRI Chicago. Selain itu, apabila membutuhkan informasi tambahan dan membutuhkan bantuan dapat melaporkan ke hotline KJRI Chicago yang dapat dihubungi selama 24 jam.

"Imbauan juga terus didiseminasikan KJRI kepada warga melalui media sosial dan layanan pesan singkat guna memastikan warga selalu mendapatkan informasi terkini, tetap tenang namun terus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, serta segera melaporkan ke Hotline 24 jam KJRI apabila terdapat warga Indonesia yang memerlukan bantuan," katanya.

Floyd meninggal pada Senin (25/5/2020), di Kota Minneapolis saat ditangkap oleh empat orang polisi. Dalam video yang beredar luas di media sosial, polisi menjatuhkan Floyd di tanah, lalu polisi lain menekukkan lutut ke leher Floyd sampai dia merasa kesakitan. Kemudian, Floyd dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Pada Selasa, (26/5/2020) protes oleh masyarakat pertama kali dilakukan. Personel kepolisian setempat menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah ribuan demonstran yang marah dengan kematian pria keturunan Afrika-Amerika itu di tangan penegak hukum AS.

Keempat polisi itu telah dipecat, setelah jaksa meminta FBI untuk membantu menyelidiki kasus ini, yang bisa melibatkan pelanggaran hak sipil federal. Namun, demonstrasi tidak mereda dan semakin memanas.(*)



Sumber Berita:
KOMENTAR

End of content

No more pages to load