Sembilan Pemuda Israel Tewas Diterjang Banjir

Jumat , 27 April 2018 | 10:35
Sembilan Pemuda Israel Tewas Diterjang Banjir
Sumber Foto news.cn
Banjir bandang melanda sebagian wilayah Israel.

JERUSALEM - Sembilan pemuda Israel dinyatakan tewas pada Kamis (26/4/2018) setelah hanyut diterjang banjir bandang di Gurun Negev di Israel Selatan.

Seorang anak lelaki lagi dinyatakan hilang dan banyak personel polisi, petugas pemadam dan prajurit militer masih mencari dia pada Kamis malam.

Semua remaja tersebut termasuk di antara satu kelompok sebanyak 23 remaja lelaki dan perempuan dari pendidikan persiapan pra-militer, yang sedang mendaki di Wadi Tzafit ketika banjir mulai terjadi.

Harian yang berbahasa Yahudi, Ha'aretz melaporkan kelompok itu melakukan pendakian di Wadi Tzafit kendati peringatan dikeluarkan oleh Dinas Pertamanan dan Suaka Alam, untuk memperingatkan banjir diperkirakan terjadi di daerah tersebut.

Sebanyak 15 pemuda diselamatkan, tanpa menderita luka serius, kata seorang juru bicara di Rumah Sakit Soroka di Beersheba.

Operasi pertolongan meliputi tiga helikopter militer Yasur, dua helikopter Blackhawk, satu Apache, dan personel dari Unit 669 pasukan khusus pertolongan Angkatan Darat.

Kepala Polisi Roni Alsheich tiba di lokasi kejadian untuk mengawasi upaya pertolongan, yang diperkirakan berlangsung sepanjang malam untuk menemukan remaja yang hilang.

Pada Kamis petang, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan ia mengamati secara seksama upaya pertolongan.

Banjir mulai terjadi di tengah hujan lebat yang tidak biasa pada musim semi di seluruh Israel.

Setelah peristiwa tersebut, Dewan Regional Tamar --tempat Wadi Tzafit berada-- mengeluarkan permintaan agar warga tidak pergi ke Laut Mati dan Daerah Arava akibat cuaca buruk dan banjir di daerah itu.(xinhua/oana/ant)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load