Apple Beberkan Berupaya Kurangi Ketergantungan dari Pabrik di China dan Taiwan, Pindah ke India dan Vietnam

- Minggu, 4 Desember 2022 | 12:14 WIB
Logo Apple.  (Laurenz Heymann di Unsplash)
Logo Apple. (Laurenz Heymann di Unsplash)

SINAR HARAPAN - APPLE dalam beberapa minggu terakhir, mempercepat rencananya untuk mengalihkan sebagian produksinya ke luar China.

Produsen itu dan memberi tahu pemasok mereka akan merakit produk di tempat lain di Asia, khususnya India dan Vietnam.

Menurut Wall Street Journal, orang-orang yang terlibat dalam diskusi tersebut mengatakan bahwa Apple juga ingin mengurangi ketergantungan pada perakit TaiwanFoxconn Technology Group.

Baca Juga: Apple Resmi Rilis iOS 16! Simak Daftar Gadget yang Masih Dapat iOS Baru, Apakah iPhone SE Masih Kebagian?

Gejolak baru-baru ini di pabrik 'Kota iPhone' Zhengzhou di China mendorong Apple untuk mengalihkan produksinya.

Di China, Zhengzhou memiliki sebanyak 300.000 pekerja yang bekerja di pabrik yang dijalankan oleh Foxconn untuk membuat iPhone dan produk Apple lainnya.

Produksi itu sendiri merupakan sekitar 85 persen dari jajaran iPhone Pro.

Baca Juga: Apple Rilis iPadOS 16, Hadirkan Fitur Baru 'Stage Manager' yang Cuma Ada di Model-model Berikut

Pada akhir November, protes meletus di pabrik iPhone terbesar di dunia di China tengah karena pihak berwenang di pabrik Foxconn berjuang untuk menahan wabah Covid 19.

Mereka melakukannya sambil mempertahankan produksi menjelang puncak musim liburan.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: NDTV, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X