Kasus Covid 19 China Makin Tinggi, Xi Jinping Tolak Saran Penggunaan Vaksin Buatan Barat

- Minggu, 4 Desember 2022 | 12:05 WIB
Presiden China Xi Jinping disebut menolak vaksin Barat. (Dok. Net/Istimewa)
Presiden China Xi Jinping disebut menolak vaksin Barat. (Dok. Net/Istimewa)

SINAR HARAPAN - PRESIDEN China Xi Jinping tidak mau menerima vaksin dari Barat meskipun kasus Covid 19 di China melonjak beberapa waktu belakangan ini.

Kasus Covid 19 harian di China mendekati titik tertinggi sepanjang masa, beberapa kota mengambil langkah untuk melonggarkan aturan pengujian dan karantina.

Ini akibat kebijakan nol-Covid 19 yang diinisiasi Xi Jinping memicu perlambatan ekonomi yang tajam dan keresahan publik.

Baca Juga: Terus Menekan, AS Sebut Tak Bermaksud Putuskan Hubungan Ekonomi dengan China

Direktur Intelijen Nasional AS Avril Haines berbicara di Forum Pertahanan Nasional Reagan tahunan di California, mengatakan walau ada dampak sosial dan ekonomi dari virus itu, Xi Jinping bergeming.

Xi Jinping disebut tidak mau mengambil vaksin yang lebih baik dari Barat, dan malah mengandalkan vaksin di China yang tidak hampir sama efektifnya melawan Omicron.

"Melihat protes dan tanggapannya bertentangan dengan narasi yang dia suka kemukakan, yaitu bahwa China jauh lebih efektif dalam pemerintahan," kata Haines.

Baca Juga: Korsel Tidak Utus Delegasi ke Pemakaman Eks Presiden China Jiang Zemin, Ini Sebabnya

"Ini, sekali lagi, bukan sesuatu yang kami lihat sebagai ancaman terhadap stabilitas saat ini, atau perubahan rezim atau semacamnya," katanya, sambil menambahkan: "Bagaimana perkembangannya akan penting bagi posisi Xi."

China belum menyetujui vaksin Covid 19 asing, memilih yang diproduksi di dalam negeri, yang menurut beberapa penelitian tidak seefektif beberapa vaksin asing.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: NDTV, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X