Jurnalis BBC Dipukuli di Shanghai, Rishi Sunak Sebut Era Keemasan Hubungan Inggris China Sudah Berakhir

- Selasa, 29 November 2022 | 09:50 WIB
Jurnalis BBC dipukuli di Shanghai, Rishi Sunak sebut era keemasan hubungan Inggris China sudah berakhir. (Instagram/@rishisunakmp)
Jurnalis BBC dipukuli di Shanghai, Rishi Sunak sebut era keemasan hubungan Inggris China sudah berakhir. (Instagram/@rishisunakmp)

SINAR HARAPAN - PERDANA Menteri Inggris Rishi Sunak memperingatkan pada Senin, 28 November 2022 bahwa China menimbulkan 'tantangan sistemik' terhadap 'nilai dan kepentingan' Inggris.

Ini terjadi saat pemerintahnya mengutuk Beijing setelah seorang jurnalis BBC mengatakan dia dipukuli saat meliput protes Shanghai.

Dalam pidato besar pertamanya tentang kebijakan luar negeri, Rishi Sunak mengatakan bahwa apa yang disebut 'era keemasan' hubungan Inggris-Tiongkok telah 'berakhir'.

Baca Juga: Wow, PBB Memprediksi India Bakal Gantikan China Sebagai Negara dengan Penduduk Terpadat di Dunia Tahun Depan

Gagasan era keemasan dikumandangkan oleh mantan perdana menteri David Cameron.

Ia mengemukakannya bersama dengan gagasan perdagangan secara otomatis akan mengarahpada pembaruan sosial dan politik.

Sebagai hasilnya, Inggris 'perlu mengembangkan pendekatan kami ke China', katanya dalam pidatonya di Perjamuan Walikota di London.

Baca Juga: Rishi Sunak Bertolak ke Bali untuk Hadiri KTT G20, Siap Kritik China dan Rusia

"Kami menyadari China menimbulkan tantangan sistemik terhadap nilai dan kepentingan kami, tantangan yang semakin akut saat bergerak menuju otoritarianisme yang lebih besar," katanya.

“Kita tidak bisa begitu saja mengabaikan signifikansi China dalam urusan dunia untuk stabilitas ekonomi global atau masalah seperti perubahan iklim. AS, Kanada, Australia, Jepang, dan banyak lainnya juga memahami hal ini," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X