• Sabtu, 3 Desember 2022

Tiga Kematian dalam Satu RS, Beijing Hadapi Situasi Kritis! 500 Kasus Positif Covid 19 Ditemukan di Permukiman

- Selasa, 22 November 2022 | 12:30 WIB
Tiga kematian dalam satu RS, Beijing hadapi situasi kritis!  (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Tiga kematian dalam satu RS, Beijing hadapi situasi kritis! (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

SINAR HARAPAN - PEMERINTAH Kota Beijing menghadapi situasi yang menyulitkan dalam menangani pandemi Covid 19 setelah tiga kasus kematian dalam dua hari berturut-turut berasal dari satu rumah sakit di ibu kota China itu.

Saat ini Beijing berada pada situasi paling kritis dan paling berat dalam memerangi Covid 19, demikian Deputi Direktur Pusat Pencegahan Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing, Liu Xiaofeng, kepada pers, Selasa.

Menurut data Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), di Beijing terdapat lebih dari 2.400 kasus positif Covid 19 pada Jumat 18 November 2022 hingga Senin 21 November 2022.

Baca Juga: Ketegangan Washington dan Beijing Jadi Salah Satu Pemicu Krisis Industri Chip Korea Selatan

Lebih dari 500 kasus positif di antaranya ditemukan dari pemeriksaan di kawasan permukiman.

NHC juga mencatat tiga kasus kematian semuanya berasal dari Rumah Sakit Ditan, Beijing, pada Sabtu 19 November 2022 hingga Minggu 20 November 2022.

Kasus kematian menimpa pada perempuan berusia 91 tahun dan pria berusia 88 tahun pada Minggu 20 November 2022 didiagnosis gejala ringan Covid 19 namun dengan penyakit bawaan.

Baca Juga: Beijing Diperketat Setelah Kasus Covid 19 Kembali Ditemukan, Dialami Mahasiswa Pasca-liburan Musim Panas

Satu kasus kematian lainnya yang menimpa pria berusia 87 tahun pada Sabtu 19 November 2022 juga mengalami sepsis yang menyertai Covid 19.

Menurut Liu, varian Omicron BF.7 yang sedang mewabah di Beijing berasal dari luar kota itu telah memicu terjadinya klaster baru di panti jompo, lokasi proyek, dan sekolahan di beberapa distrik.

Ini terjadi di Chaoyang, yakni Changping, Haidian, Fengtai, dan Tongzhou.

Baca Juga: Cantik! Kebaya Encim, Kartini, Kutubaru hingga Ambon Jadi Ikon Pameran ASEAN Ladies Circle di Beijing

Oleh sebab itu, warga Kota Beijing dan siapa pun yang hendak memasuki Ibu Kota diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif dalam 24 jam terakhir.

"Hallo, silakan membawa hasil tes negatif Covid 19 dalam 24 jam terakhir bagi yang hendak menghadiri konferensi pers hari ini," demikian pengumuman Kementerian Luar Negeri China yang diterima ANTARA Beijing, Selasa siang.

Sebanyak 146 dari 316 kasus positif Covid 19 di Beijing pada Senin ditemukan di Distrik Chaoyang.

Baca Juga: 8 Hari Sebelum Pelaksanaan KTT G30 di Bali, Beijing Belum Beri Kepastian Kehadiran PresidenXi Jinping

Liu mengingatkan warga yang tinggal, sekolah, dan bekerja di pusat bisnis, kompleks diplomatik, dan permukiman warga asing terbesar di Beijing itu untuk bekerja atau sekolah secara daring dari rumah.

Ia juga mengingatkan warga Ibu Kota memberikan perlindungan yang memadai kepada para orang tua lanjut usia dan keluarga dari paparan virus.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat

Rabu, 30 November 2022 | 21:01 WIB
X