Rusia Tegaskan Politisasi Dewan Khusus G20 Tak Dapat Diterima, Ogah Dengar Kritik Soal Invasi Ukraina

- Minggu, 13 November 2022 | 08:21 WIB
Ilustrasi bendera Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin, telah menandatangani Dekrit yang mengakui kemerdekaan Zaporozhye dan Kherson, untuk bergabung dengan Rusia. (vecteezy)
Ilustrasi bendera Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin, telah menandatangani Dekrit yang mengakui kemerdekaan Zaporozhye dan Kherson, untuk bergabung dengan Rusia. (vecteezy)

SINAR HARAPAN - RUSIA menegaskan kecenderungan untuk mempolitisasi pekerjaan dewan khusus G20, khususnya Dewan Menteri Kesehatan, tidak dapat diterima.

Sebab ini akan menempatkan tanggung jawab untuk mengembangkan arsitektur kesehatan global dalam bahaya, kata Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kita menyaksikan kecenderungan yang tidak menguntungkan terhadap politisasi kerja dewan khusus G20, khususnya Dewan Menteri Kesehatan, yang tidak dapat diterima dan membatalkan kesepakatan yang dicapai," kata Mikhail Murashko dikutip dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Putin Sebut 50.000 Tentara Rusia Kini Bergabung di Ukraina, 320.000 Tentara Masih Ada di Kamp Pelatihan

"Jika tren masalah politik mendominasi industri masalah terus berlanjut, kita berisiko gagal mencapai tujuan kita untuk memperkuat arsitektur kesehatan global dan mencapai tingkat kesehatan global tertinggi," ujarnya lagi.

Mikhail Murashko juga menyatakan bahwa Rusia sangat menentang kritik yang diarahkan pada operasi militer khusus Rusia di Ukraina oleh negara-negara G20.

"Operasi itu bertujuan untuk melindungi orang-orang yang tidak mengakui kudeta anti-konstitusional di Kyiv pada 2014 dan menjadi sasaran agresi militer selama delapan tahun terakhir," katanya.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X