Dituduh Terlibat dalam Terorisme, India Melarang Organisasi Front Populer India (PFI), 100 Anggotanya Ditahan

- Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB
Dituduh terlibat dalam terorisme, India melarang organisasi Front Populer India (PFI), 100 anggotanya ditahan (Berita Nusra)
Dituduh terlibat dalam terorisme, India melarang organisasi Front Populer India (PFI), 100 anggotanya ditahan (Berita Nusra)

Baca Juga: Uni Emirat Arab Kecam Serangan Teroris yang Targetkan Kedutaan Besar Rusia di Afghanistan

PFI telah mendukung penyebab-penyebab instabilitas seperti protes terhadap undang-undang kewarganegaraan 2019 yang dianggap diskriminatif oleh banyak Muslim.

Organisasi ini juga mendukung protes di negara bagian Karnataka selatan tahun ini yang menuntut hak bagi siswa perempuan Muslim untuk mengenakan jilbab di kelas.

Partai Sosial Demokrat India (SDPI), yang bekerja dengan PFI dalam beberapa masalah tetapi tidak termasuk dalam larangan itu.

Baca Juga: Mantan Menteri Kehakiman Tunisia Ditahan Atas Tuduhan Terorisme

Partai itu mengatakan pemerintah telah menyerang demokrasi dan hak asasi manusia.

Beberapa kantor SDPI digerebek dan beberapa anggotanya ditahan bulan ini.

Pemerintah mengatakan dalam sebuah pemberitahuan bahwa mereka telah melarang PFI dan afiliasinya yaitu CFI, Yayasan Rehab India, Dewan Imam Seluruh India.

Baca Juga: Didakwa dengan Aksi Terorisme, Tersangka Penembakan Massal di New York Menyasar Orang Kulit Hitam

Juga Konfederasi Nasional Organisasi Hak Asasi Manusia, Front Perempuan Nasional, Front Junior, Yayasan Pemberdayaan India dan Yayasan Rehab, Kerala.***

 

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X