Dituduh Terlibat dalam Terorisme, India Melarang Organisasi Front Populer India (PFI), 100 Anggotanya Ditahan

- Kamis, 29 September 2022 | 09:57 WIB
Dituduh terlibat dalam terorisme, India melarang organisasi Front Populer India (PFI), 100 anggotanya ditahan (Berita Nusra)
Dituduh terlibat dalam terorisme, India melarang organisasi Front Populer India (PFI), 100 anggotanya ditahan (Berita Nusra)

SINAR HARAPAN - INDIA menyatakan kelompok muslim Front Populer India (PFI) dan afiliasinya melanggar hukum pada hari Rabu, 28 SEPTEMBER 2022.

India menuduh mereka 'terlibat dalam terorisme' dan melarang mereka selama lima tahun.

Pihak berwenang juga menahan lebih dari 100 anggota PFI bulan ini.

Baca Juga: Apple Umumkan iPhone 14 Bakal Diproduksi di India, Kurangi Ketergantungan dari China?

PFI mengatakan telah membubarkan diri dan meminta anggotanya untuk menghentikan kegiatan mereka.

"Sebagai warga negara yang taat hukum di negara besar kita, organisasi menerima keputusan Kementerian Dalam Negeri," cabang PFI di negara bagian Kerala.

Organisasi memiliki massa yang besar di lokasi ini, sebut pernyataan itu.

Baca Juga: Zelensky: Dunia Harus Mengakui, Kita Berurusan dengan Negara Teroris

Pada hari Selasa, PFI membantah tuduhan kekerasan dan kegiatan anti-nasional.

Kantor PFI digerebek dan puluhan anggotanya ditahan di berbagai negara bagian.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat

Rabu, 30 November 2022 | 21:01 WIB
X