Indonesia Jepang Sepakati Kerja Sama Bisnis Biomassa Rp2,1 Triliun

- Rabu, 28 September 2022 | 16:00 WIB
Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)
Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)

SINAR HARAPAN - PEMERINTAH Indonesia dan Jepang menanda tangani kerja sama bisnis biomassa senilai 138 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,2 triliun dalam Business Meeting on Indonesia’s Sustainable Palm Kernel Shell.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi di Tokyo, Rabu menyambut baik penandatanganan kerja sama ekspor cangkang sawit Indonesia ke Jepang tersebut.

“Saya harapkan kerja sama ini tidak hanya terbatas pada ekspor-impor, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas cangkang sawit Indonesia”, kata Heri.

Kegiatan forum bisnis biomassa tersebut terselenggara atas kolaborasi KBRI Tokyo, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, ITPC Osaka dan Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI).

Heri menambahkan kegiatan itu bertujuan mempromosikan kesiapan bisnis Indonesia sebagai pemasok utama bahan baku bahan bakar industri biomassa Jepang.

Merujuk pada data Kementerian Perdagangan dalam lima tahun terakhir, tren ekspor komoditas cangkang sawit Indonesia ke Jepang meningkat 48,66 persen, dengan nilai ekspor dari Januari hingga Juli 2022 tercatat 207,5 juta dolar AS (Rp3,1 triliun).

Tren tersebut menunjukkan semakin tingginya permintaan cangkang sawit Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan sebanyak kurang lebih 97 Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) yang dimiliki Jepang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menekankan berbagai upaya percepatan pencapaian target netralitas karbon Indonesia pada 2060.

Saat ini Pemerintah Indonesia telah menetapkan program konversi lebih dari 200 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Pemerintah Indonesia memastikan peningkatan produksi komoditas cangkang sawit yang berkelanjutan, baik untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun sebagai komoditi ekspor unggulan Indonesia," kata Rida.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat

Rabu, 30 November 2022 | 21:01 WIB
X