Meloni, Calon PM Italia Yang Menggelisahkan Eropa Karena Berpandangan Fasis dan Radikal

- Rabu, 28 September 2022 | 14:45 WIB

Meloni sudah memasuki kancah politik sejak remaja. Pada usia 19 tahun, ia berkampanye untuk Aliansi Nasional sayap kanan. Meloni mengatakan kepada televisi Prancis bahwa Mussolini adalah politikus yang baik karena segala hal yang dia lakukan untuk Italia.

Saat dia berusia 31 tahun, Meloni diangkat menjadi menteri pemuda di pemerintahan mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi. Meloni menjadi menteri termuda di Italia di era pasca-perang.

 

Kemenangan Meloni kali ini tidak disambut baik pemimpin Uni Eropa (UE). Mereka menilai partai Meloni memiliki pandangan skeptis terhadap UE hingga geopolitik Eropa dapat berubah karena kemenangannya. Perubahan besar dimungkinkan terjadi di bawah pemerintahan Meloni, terutama mengenai migran.

Meloni pernah menyuarakan perlunya dilakukan blokade laut guna mencegah kapal migran meninggalkan pantai Afrika Utara. Dia juga mengusulkan agar migran yang ingin masuk ke Italia harus melewati penyaringan. Ia mengatakan pembatasan migran ditujukan untuk menindak kejahatan dan membatasi imigrasi.

 

Mereka yang tidak menyukai kemenangan Meloni selalu merujuk hubungan partainya kepada fasisme di Eropa. "Sayap kanan Italia telah menyumbang fasisme ke sejarah selama beberapa dekade sekarang, dengan jelas mengutuk penindasan demokrasi dan undang-undang anti-Yahudi yang memalukan," ungkap koalisi Demokrat Italia.

 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X