Meloni, Calon PM Italia Yang Menggelisahkan Eropa Karena Berpandangan Fasis dan Radikal

- Rabu, 28 September 2022 | 14:45 WIB

Geogia Meloni, calon PM Italia (Foto: gatago.org)

SINAR HARAPAN--Kemenangan partai sayap kanan Brothers of Italy bersama dengan koalisinya dalam Pemilu Italia menimbulkan kegelisahan baru di Eropa. Pasalnya, pemimpin koalisi ini, Giorgia Meloni yang akan menjadi perdana menteri (PM) baru Italia, dikenal penganut fasisme yang radikal dan anti imigran.

Giorgia Meloni akan menjadi wanita pertama yang memimpin Italia. Namun media Barat menyuarakan kekhawatiran karena latar belakangnya sebagai pengagum diktator Italia, Bennito Mussolini.

Munculnya kembali penganut fasisme di Italia dipandang sebagai ironi karena konstitusi Italia yang disahkan pada 1948 telah secara tegas anti-fasis. Namun demikian budaya politik di negeri pizza itu memang tidak bisa tercabut dari akar masalalunya.

Aliansi konservatif di Italia menang dalam pemilihan umum pada Minggu, 25 September 2022. Partai Brothers of Italy bergandengan tangan dengan Partai Liga Salvini dan Fora Italia milik Silvio Berlusconi. Meloni diuntungkan karena menjadi satu-satunya partai besar yang tidak ikut campur dalam pemerintahan Perdana Menteri Mario Draghi selama 18 bulan terakhir.

Giorgia Meloni, 45 tahun, memang tampak menonjol ditengah dominasi kaum laki-laki dalam kultur politik Italia. “Saya Giorgia, saya seorang perempuan, ibu, saya orang Italia dan saya Kristen,” katanya dalam sebuah rapat umum 2019. 

Layaknya pemimpin politik sayap kanan lainnya, dia menentang segala macam kebijakan progresif pro-eropa, penerimaan imigran, sampai hak-hak reproduksi hingga apa yang dia sebut "Lobi LGBT". Dia kerap kali menyinggung bayangan arah kebijakan politik melalui pidato kampanyenya.

Brothers of Italy tumbuh dari gerakan pasca-fasis di Italia. Meloni telah berusaha menjauhkan diri dari masa lalu ini, namun menolak untuk meninggalkan identitas tersebut sepenuhnya.

Meloni membantu mendirikan partainya pada 2012, meskipun mereka hanya mendapatkan empat persen suara pada pemilu 2018. Berdasarkan hasil pemilu yang diterbitkan kantor berita pemerintah, RAI, pada Minggu, 25 September 2022, Brothers of Italia berhasil merebut sekitar 22-26 persen suara. Angka itu terbesar di antara partai koalisi lain.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat

Rabu, 30 November 2022 | 21:01 WIB
X