• Selasa, 27 September 2022

RI Sambut 'Black Sea Initiative' untuk Pastikan Pengiriman Pasokan Pangan dan Pupuk dari Ukraina

- Selasa, 20 September 2022 | 13:34 WIB
RI Sambut 'Black Sea Initiative' untuk pastikan pengiriman pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina. (Vecteezy)
RI Sambut 'Black Sea Initiative' untuk pastikan pengiriman pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina. (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - PEMERINTAH Indonesia menyambut baik langkah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui 'Black Sea Initiative' untuk memastikan pengiriman pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina dan Rusia, yang sempat terganggu akibat perang.

Dalam pertemuan dengan Kepala Bantuan Kemanusiaan PBB Martin Griffiths di New York pada Senin, 19 September 2022 Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan pentingnya implementasi inisiatif tersebut.

Terutama untuk membantu negara berkembang mengamankan pasokan pangan dan pupuk untuk rakyatnya.

Baca Juga: Putin Bahas Kerja Sama PBB dan G20 dengan PM India dalam Pertemuan di SCO

Dalam kesempatan tersebut, Griffiths menyampaikan kepada Retno beberapa informasi terkini terkait ekspor gandum dari Rusia, demikian keterangan tertulis Kemlu RI pada Selasa.

Komunikasi Retno dengan Griffiths secara regular dilakukan dari sejak awal dampak pangan dirasakan akibat terjadinya perang di Ukraina.

Komunikasi intensif juga dilakukan menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kiev dan Moskow pada akhir Juni lalu.

Baca Juga: Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres Mengonfirmasi Akan Hadir dalam KTT G20 di Bali

Selain membahas implementasi 'Black Sea Initiative', Retno dan Griffiths juga membahas mengenai bantuan kemanusiaan di Myanmar.

Keduanya sepakat bahwa bantuan kemanusiaan penting dipastikan diterima oleh semua rakyat Myanmar yang memerlukannya, tanpa diskriminasi.

Keduanya juga sepakat untuk melakukan sinergi mengenai bantuan kemanusiaan dari ASEAN dan PBB kepada Myanmar. Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN pada 2023.

Baca Juga: Termasuk Penyelesaian Sengketa dengan Damai, Ini 6 Isu yang Akan Diangkat Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB

Mengenai Afghanistan, keduanya membahas mengenai situasi kemanusiaan di Afghanistan yang tidak membaik.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X