• Sabtu, 3 Desember 2022

Militer Rusia Dituding Merekrut Pemerkosa, Pembunuh, Perampok, Bahkan Kanibal untuk Berperang di Ukraina

- Sabtu, 17 September 2022 | 11:15 WIB
Ilustrasi - Termasuk Kanibal, militer Rusia dituding merekrut pemerkosa, pembunuh, dan perampok untuk berperang di Ukraina. (Ahmad Hafidz Zaini)
Ilustrasi - Termasuk Kanibal, militer Rusia dituding merekrut pemerkosa, pembunuh, dan perampok untuk berperang di Ukraina. (Ahmad Hafidz Zaini)

SINAR HARAPAN - DI tengah kerugian atas banyaknya korban pasukan militer, pasukan Rusia dilaporkan telah merekrut seorang kanibal, di antara tahanan lainnya, untuk berperang di Ukraina.

Laporan itu muncul ketika pasukan Ukraina membebaskan wilayah yang sebelumnya dikuasai Rusia dalam serangan balik selama beberapa pekan terakhir.

Menurut sebuah laporan oleh The Insider, aktivis hak asasi manusia Olga Romanova, kepala yayasan Russia Behind Bars berbicara tentang kebiasaan perekrutan orang Rusia.

Dia mengatakan salah satu pemilik organisasi paramiliter, Yevgeny Prigozhin, telah merekrut sekitar 10.000 tahanan.

Baca Juga: Paus Fransiskus Tegaskan Keinginannya untuk Temui Kepala Gereja Rusia, Patriark Kirill

"Semua jenis penjahat diterima, tetapi preferensi diberikan kepada pembunuh, perampok, dan penjarah, seperti yang dikatakan Prigozhin sendiri," katanya.

"Mereka yang masuk penjara karena menyebabkan luka fisik yang parah juga disambut.

"Dan sekarang mereka sudah mulai merekrut orang-orang yang dihukum karena pemerkosaan, tetapi mereka akan bertugas di unit yang terpisah.

"Mereka merekrut seorang maniak dari sana yang, bisa dikatakan, kanibalisme dalam portofolionya. Dia juga pergi berperang."

Baca Juga: Putin Tegaskan Rusia Akan Berpartisipasi dalam KTT G20 di Bali November

Klaim berita ini belum bisa diverifikasi secara independen. Kementerian Luar Negeri Rusia juga belum memberikan komentar.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: The Insider, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X