Mantan Menlu Austria Sebut Tak Semua Negara Uni Eropa Ingin Terus Memberikan Pembatasan pada Rusia

- Senin, 12 September 2022 | 08:17 WIB
Mantan Menlu Austria sebut tak semua negara Uni Eropa ingin terus memberikan pembatasan pada Rusia. (Bonsernews.com/Dok/voaindonesia.com/AP)
Mantan Menlu Austria sebut tak semua negara Uni Eropa ingin terus memberikan pembatasan pada Rusia. (Bonsernews.com/Dok/voaindonesia.com/AP)

SINAR HARAPAN - AUSTRIA terus mendukung semua sanksi anti-Rusia karena situasi di Ukraina, tetapi tidak semua negara ingin berpartisipasi dalam pembatasan.

Hal ini dinyatakan mantan Menteri Luar Negeri Austria Karin Kneissl dalam sebuah wawancara dengan TASS.

Dia meminta perhatian pada fakta bahwa beberapa negara Uni Eropa, seperti Hongaria, 'menawarkan' pembebasan untuk diri mereka sendiri dalam paket keenam sanksi terhadap Rusia.

Hal ini disebutnya akan berdampak pada pasokan energi.

Baca Juga: Kanselir Austria Ungkap Alasan Kenapa Negaranya Ogah Embargo Minyak Rusia

"Jelas bahwa tidak semua orang ingin mengambil bagian dalam semua sanksi. Namun, Austria sejauh ini terus mengikuti semua pembatasan," tambah Kneissl.

Menurutnya, Wina membuat keputusan sanksi sesuai dengan kebijakan luar negeri dan pertahanan bersama Uni Eropa.

"Kami sudah melalui ini pada tahun 2014, seperti yang dilakukan negara-negara lain, dengan sanksi terhadap China dan, tentu saja, lebih dari seribu hukuman terhadap Rusia," tambahnya.

"Semua hukuman ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, tidak hanya di Eropa," katanya lagi.***

Editor: Rosi Maria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X