• Sabtu, 3 Desember 2022

Mesra dengan Rusia, Armenia Nyatakan Tak Takut Sanksi Barat, Tegaskan Keamanan Pangan dan Energi Hal Penting

- Kamis, 8 September 2022 | 09:52 WIB
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Forum Ekonomi Timur (EEF) 2022. (Kremlin.RU)
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Forum Ekonomi Timur (EEF) 2022. (Kremlin.RU)

SINAR HARAPAN - ARMENIA menegaskan pemerintahnya tidak takut dengan sanksi sekunder Barat karena bekerja sama dengan Moskow.

Armenia merasa perlu bekerja untuk membentuk peluang baru. Hal ini diungkapkan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Rabu, 7 September 2022 di sesi pleno Forum Ekonomi Timur (EEF).

"Menjadi takut bukanlah sikap yang sangat berguna. Kita perlu berusaha mengatasi ancaman yang muncul, dan mencoba tidak hanya untuk menemukan peluang yang muncul, tetapi juga untuk bekerja menuju prospek baru," ujarnya dikutip dari TASS.

"Kita benar-benar dapat melihat itu hari ini," dia Kata, menjawab pertanyaan apakah Yerevan khawatir sanksi sekunder karena hubungan yang semakin mesra dengan Moskow.

Baca Juga: PM Armenia dan Presiden Azerbaijan Kembali Saling Tuduh Soal Konflik di Nagorno Karabakh

Pashinyan menambahkan bahwa kerja sama dengan Rusia tentang keamanan pangan dan energi sangat penting bagi Armenia.

"Berkat keputusan yang diambil oleh Presiden Rusia dan pemerintah Rusia, kami telah dapat mengelola ancaman ini bersama-sama," katanya.

"Akan sangat sulit bagi Armenia untuk mengatasi sendirian," jelasnya.

Ia menekankan bahwa terkesan dengan ketepatan Moskow dalam menanggapi permintaan Yerevan.

Baca Juga: Azerbaijan-Armenia Kembali Berseteru, Penjaga Perdamaian di Nagorno-Karabakh Diserang Drone

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: TASS, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X