• Selasa, 4 Oktober 2022

Sedikitnya Sepuluh Orang Tewas Saat Salat Magrib dalam Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Siddiquiya Kabul

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:37 WIB
Ilustrasi - Sedikitnya Sepuluh Orang Tewas Saat Sedang Salat dalam Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Siddiquiya Kabul
Ilustrasi - Sedikitnya Sepuluh Orang Tewas Saat Sedang Salat dalam Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Siddiquiya Kabul

SINAR HARAPAN - SEDIKITNYA sepuluh orang termasuk seorang ulama terkemuka tewas dan 27 lainnya luka-luka di sebuah masjid di Kabul, Afghanistan yang dipenuhi orang diledakkan pada Rabu 17 Agustus 2022 malam, kata Washington Post.

Anak-anak juga termasuk di antara yang terluka, menurut sumber rumah sakit.

Juru bicara pemerintah Taliban Zabihullah Mujahid membenarkan ada korban tewas dan luka-luka dalam ledakan itu, tetapi tidak merinci berapa banyak.

Melalui Twitter, dia berkata, "Para pembunuh warga sipil dan pelaku ... akan segera dihukum karena kejahatan mereka." Ledakan itu terjadi pada saat orang-orang sedang salat magrib di masjid.

Baca Juga: H-2 Jelang Perayaan Idul Fitri, ISIS Ledakkan Bom dari Sebuah Mobil di Kabul, Satu Orang Tewas

Seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di Masjid Siddiquiya, mengutip seorang saksi mata, seorang penduduk lingkungan kota Kher Khanna.

Saksi mata, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan ulama yang dibunuh itu adalah Mullah Amir Mohammad Kabuli. Dia juga mengatakan bahwa setidaknya 30 orang mengalami luka-luka.

Sementara itu, juru bicara sebuah LSM Italia, Darurat, yang beroperasi di sebuah rumah sakit Kabul, mengatakan 27 korban ledakan, termasuk tiga korban jiwa, diterima di rumah sakit.

"Sebagian besar pasien yang kami terima setelah ledakan di dalam masjid menderita luka tembak dan luka bakar," jelas sebuah email dari Emergency.

Baca Juga: Dapat Surat Ancaman Bom dan Pembunuhan, Kim Kardashian Minta Perlindungan Pengadilan

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X