• Sabtu, 3 Desember 2022

Jadi Korban Penusukan, Hati Salman Rushdie Rusak dan Masih Bertahan dengan Ventilator di New York

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:20 WIB
Usai Jadi Korban Penusukan, Hati Salman Rushdie Rusak dan Masih Bertahan dengan Ventilalor di New York (Instagram/@hyderabad24x7news)
Usai Jadi Korban Penusukan, Hati Salman Rushdie Rusak dan Masih Bertahan dengan Ventilalor di New York (Instagram/@hyderabad24x7news)

Rushdie diterbangkan ke rumah sakit dan menjalani operasi Jumat malam.

Agennya, Andrew Wylie, mengatakan bagian hatinya yang rusak, saraf di lengannya terputus, dan matanya kemungkinan besar akan hilang.

Pemerintah Iran belum secara resmi mengomentari serangan itu.

Namun di ibu kota Iran, beberapa orang yang bersedia berbicara dengan The Associated Press memuji serangan yang menargetkan seorang penulis.

Mereka yakini penulis itu menodai iman Islam dengan bukunya tahun 1988. Di jalan-jalan Teheran, gambar mendiang Ayatollah Ruhollah Khomeini masih mengintip orang yang lewat.

Baca Juga: Geram Diplomatnya Diusir dari Montenegro, Kemenlu: 'Rusia Akan Memberikan Tanggapan yang Tepat'

“Saya tidak kenal Salman Rushdie, tetapi saya senang mendengar bahwa dia diserang karena menghina Islam,” kata Reza Amiri, seorang pengantar barang berusia 27 tahun.

"Ini adalah nasib bagi siapa saja yang menghina kesucian."

 

Sejak Presiden Donald Trump secara sepihak menarik AS dari perjanjian nuklir pada 2018, mata uang Teheran dan ekonomi negara itu anjlok.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber, aljazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X