• Selasa, 4 Oktober 2022

Kekerasan di Gaza Akibatkan Lebih dari 250 Orang Terluka, 29 Meninggal, Termasuk 6 Anak-anak

- Senin, 8 Agustus 2022 | 10:14 WIB
Platform-platform media sosial Palestina dipenuhi oleh foto dan video tentang Allaa Qadoum, anak perempuan berusia lima tahun yang tewas pada Jumat (5/8) akibat serangan udara tersebut.  Ilustrasi - Kekerasan di Gaza Akibatkan Lebih dari 250 Orang Terluka, 29 Meninggal, Termasuk 6 Anak-anak. (Antara)
Platform-platform media sosial Palestina dipenuhi oleh foto dan video tentang Allaa Qadoum, anak perempuan berusia lima tahun yang tewas pada Jumat (5/8) akibat serangan udara tersebut. Ilustrasi - Kekerasan di Gaza Akibatkan Lebih dari 250 Orang Terluka, 29 Meninggal, Termasuk 6 Anak-anak. (Antara)

SINAR HARAPAN - JUMLAH korban tewas akibat kekerasan di Gaza telah meningkat menjadi 29 orang. 

Dalam angka ini termasuk enam anak-anak, kata kementerian kesehatan di daerah kantong Palestina seperti dikutip dari Geo TV.

Hal ini dikatakan kementerian kesehatan pada Minggu, mengoreksi pernyataan sebelumnya, ketika Israel terus menyerang Gaza dengan serangan udara.

Sebelumnya, kementerian telah menyebutkan jumlah orang yang tewas pada 32, tetapi pernyataan kementerian lebih lanjut menurunkan jumlahnya menjadi 29, termasuk enam anak-anak dan empat wanita.

Baca Juga: Roket Kembali Ditembakkan 'Hanya' Delapan Menit Setelah Gencatan Senjata Dimulai di Jalur Gaza

Kementerian kesehatan juga mengatakan bahwa 253 orang di Gaza telah terluka sejak permusuhan dengan Israel pecah pada hari Jumat.

Kekerasan itu adalah yang terburuk di Gaza sejak perang tahun lalu yang menghancurkan wilayah miskin yang dihuni sekitar 2,3 juta warga Palestina.

Israel mengatakan perlu untuk meluncurkan operasi 'pendahuluan' terhadap gerakan Jihad Islam Palestina.

Israel mengklaim kelompok itu telah merencanakan 'serangan segera' setelah beberapa hari ketegangan di sepanjang perbatasan dengan Gaza.

Kelompok Palestina bersekutu dengan Hamas tetapi sering bertindak secara independen.***

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Geo TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X