• Rabu, 5 Oktober 2022

Channel Perusahaan Rusia Diblokir, YouTube Dituding Cekik Kebebasan Berpendapat dan Menutup Mulut Penggunanya

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:47 WIB
Channel Perusahaan Rusia Diblokir, YouTube Dituding Cekik Kebebasan Berpendapat dan Menutup Mulut Penggunanya (: Pixabay.)
Channel Perusahaan Rusia Diblokir, YouTube Dituding Cekik Kebebasan Berpendapat dan Menutup Mulut Penggunanya (: Pixabay.)

SINAR HARAPAN - GOOGLE yang berbasis di AS telah memberi tahu perusahaan teknologi tinggi negara Rusia Rostec tentang pemblokiran saluran YouTube-nya.

Perusahaan Rusia itu dengan mengutip sanksi yang dijatuhkan sebelumnya, kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Google memberi tahu kami hari ini tentang pemblokiran saluran YouTube Rostec dan menyebutkan sanksi sebagai alasannya," kata Rostec dalam pernyataannya seperti dikutip dari TASS.

"Itu adalah saluran tentang teknik Rusia, insinyur kami, dan inovasi teknis kami. Saluran itu memiliki sekitar 45.000 pelanggan dan ratusan ribu pemirsa setiap tahun," kata perusahaan itu.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Yet To Come' dari BTS, Video Musiknya Trending Nomor 1 di YouTube: Sudah Ditonton 89,4 Juta Orang

“Ini adalah contoh nyata bagaimana demokrasi Barat bekerja dalam kenyataan. Ini bukan demokrasi, tetapi tiruannya, ketika kebebasan berpendapat dicekik dan mulut ditutup," tambah pernyataan itu.

Tidak ada kekuatan dan kebenaran dalam tindakan seperti itu, " tambah pernyataan itu.

Perusahaan negara berteknologi tinggi Rusia Rostec juga menambahkan bahwa mereka siap untuk kemungkinan penghapusan saluran YouTube-nya.

Mereka menyalin semua video yang diterbitkan sebelumnya ke saluran Rutube.

Baca Juga: Link Nonton Persidangan Johnny Depp vs Amber Heard Secara Live dari YouTube dan COURT TV

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: TASS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X