• Jumat, 30 September 2022

Tips Aman Cari Kerja di Luar Negeri dari Kemlu: Termasuk Jangan Percaya Syarat 'Tak Perlu Kualifikasi Khusus'

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:13 WIB
Tips Aman Cari Kerja di Luar Negeri dari Kemlu, Termasuk Jangan Percaya Syarat 'Tak Perlu Kualifikasi Khusus' (Vecteezy)
Tips Aman Cari Kerja di Luar Negeri dari Kemlu, Termasuk Jangan Percaya Syarat 'Tak Perlu Kualifikasi Khusus' (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - KEMENTERIAN Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengatakan bahwa kesadaran masyarakat merupakan kunci untuk mencegah penipuan melalui tawaran kerja di luar negeri.

"Jadi, kesadaran masyarakat untuk bisa melindungi dirinya sendiri dengan sejumlah langkah itu menjadi kunci bagi kita," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha.

Hal ini dikatakannya dalam Media Briefing Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI, Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu dia sampaikan terkait dengan kasus penyekapan 60 WNI yang menjadi korban penipuan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.

Baca Juga: Permudah Pengurusan Beasiswa untuk Pelajar, KBRI Beijing Buka Layanan Kekonsuleran Pendidikan

Judha menjelaskan bahwa kasus penipuan di perusahaan investasi palsu makin sering terjadi karena banyaknya tawaran kerja di Kamboja melalui media sosial.

Pada tahun 2021, KBRI Phnom Penh telah berhasil menangani dan memulangkan 119 WNI korban investasi palsu.

Namun, pada tahun ini kasus serupa justru makin meningkat. Hingga Juli 2022, tercatat 291 WNI menjadi korban dengan 133 orang di antaranya sudah berhasil dipulangkan.

Oleh karena itu, Judha mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai macam tawaran pekerjaan di luar negeri.

Baca Juga: Cocok Buat Kamu yang Mau Upgrade Skill! Google Tawarkan Pelatihan dan Beasiswa, Simak Detailnya

Ia menyebutkan ada beberapa modus yang perlu mendapat perhatian masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan tawaran tersebut, antara lain, tawaran pekerjaan itu melalui media sosial.

Tawaran tersebut, lanjut dia, juga cenderung menjanjikan gaji yang fantastis dan tidak meminta kualifikasi untuk bisa bekerja di luar negeri.

"Itu aneh, bekerja di luar negeri tetapi tidak minta kualifikasi apa-apa," katanya.

Berikutnya, perusahaan yang melakukan penipuan juga tidak bisa dikroscek kredibilitasnya. Mereka sering kali diberangkatkan dengan visa kerja yang tidak benar atau dengan gunakan bebas visa.

Baca Juga: Lowongan Kerja di Eropa Terbuka Lebar untuk Staf Tanpa Pengalaman, Industri Pariwisata Kekurangan Orang

Untuk itu, Judha meminta masyarakat untuk tidak mengambil risiko ketika mereka mengetahui bahwa tawaran bekerja di luar negeri tersebut tidak kredibel.

"Jadi, beberapa modus tersebut kalau ditemui maka hati-hati dan jangan paksakan diri untuk berangkat," kata Judha.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X