• Minggu, 2 Oktober 2022

Terdeteksi Lagi di Negara Tetangga, 2 Kasus Pertama Varian Omicron 'Centaurus' BA.2.75 Dilaporkan di Singapura

- Minggu, 17 Juli 2022 | 05:00 WIB
Terdeteksi di Negara Tetangga, Dua Kasus Pertama Varian Omicron 'Centaurus' BA.2.75 Dilaporkan di Singapura (Vecteezy)
Terdeteksi di Negara Tetangga, Dua Kasus Pertama Varian Omicron 'Centaurus' BA.2.75 Dilaporkan di Singapura (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - SINGAPURA melaporkan dua kasus Omicron Centaurus impor, pada Kamis 14 Juli 2022.

Berita soal infeksi dan kasus Omicron Centaurus di Singapura ini disampaikan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) seperti dikutip dari The Straits Times.

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa kedua individu yang terinfeksi baru-baru ini melakukan perjalanan ke India dan segera melakukan isolasi setelah dites positif Covid 19.

Baca Juga: Riset: Waspada, Varian Omicron Ternyata Sama Parahnya dengan Varian COVID Terdahulu

Saat ini keduanya diberitakan telah pulih sepenuhnya, tambah otoritas kesehatan.

Sebelumnya, kasus Omicron Centaurus dengan subvarian BA.2.75,  pertama kali terdeteksi di India pada awal Mei.

Sejak itu, banyak kasus yang dilaporkan di hampir 10 negara lain, termasuk Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Australia, dan Kanada.

Baca Juga: Angka Kematian Covid 19 di Inggris Lampaui 200 Ribu, Varian Omicron BA.2.75 'Centaurus' Kini Diawasi Ketat

"Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa BA.2.75 memiliki virulensi atau tingkat keparahan yang berbeda secara substansial dibandingkan dengan pendahulunya Omicron," kata Juru Bicara Departemen Kesehatan Singapura, Sabtu 16 Juli 2022.

Ia menambahkan bahwa pada Kamis, 14 Juli 2022 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan Omicron BA.2.75 sebagai subvarian yang sedang dipantau.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X