• Senin, 8 Agustus 2022

Konser Harry Styles Dibatalkan, Buntut Penembakan Membabi Buta di Kopenhagen

- Senin, 4 Juli 2022 | 10:35 WIB
Ilustrasi - Konser Harry Styles Dibatalkan, Buntut Penembakan Membabi Buta di Kopenhagen. (Pixabay)
Ilustrasi - Konser Harry Styles Dibatalkan, Buntut Penembakan Membabi Buta di Kopenhagen. (Pixabay)

SINAR HARAPAN - BEBERAPA orang tewas dalam penembakan di sebuah pusat perbelanjaan di Kopenhagen pada Minggu, 3 Juli 2022, kata polisi Denmark.

Kepolisian menambahkan bahwa pihaknya telah menangkap seorang pria Denmark berusia 22 tahun dan tidak dapat mengesampingkan penembakan itu sebagai 'tindakan terorisme'.

Serangan itu mengguncang Denmark pada akhir pekan, tepat setelah negara itu menjadi tuan rumah tiga tahap pertama dari balap sepeda Tour de France.

Baca Juga: Tubuh Puluhan Imigran Gelap dari Meksiko yang Tewas Dilumuri Zat Beraroma Tajam, Ini Sebabnya

Ribuan orang Denmark bersorak di jalan-jalan di seluruh negeri selama ajang balap sepeda itu.

"Denmark dilanda serangan kejam pada Minggu malam. Beberapa meninggal. Bahkan lebih banyak lagi yang terluka," ujar Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam sebuah pernyataan Minggu malam.

Keluarga tak bersalah yang sedang berbelanja atau makan di luar. Anak-anak, remaja dan dewasa," katanya lagi.

Baca Juga: Astaga, 46 Migran Ditemukan Tewas Secara Tragis Tertumpuk dalam Truk di Pinggiran Texas

"Ibu kota kami yang indah dan biasanya begitu aman berubah dalam hitungan detik," katanya.

"Saya ingin mendorong Denmark untuk berdiri bersama dan saling mendukung di masa sulit ini."

Kepolisian Kopenhagen mengatakan petugas bersenjata dikirim ke mal Field di ibu kota pada Minggu sore setelah menerima laporan penembakan itu.

Baca Juga: Aksi Penembakan di Kampus Heidelberg Jerman

Para petugas mengatakan kepada orang-orang di dalam mal untuk tetap tinggal dan menunggu bantuan.

Rekaman media lokal menunjukkan sekelompok pembeli yang ketakutan berlarian dari mal.

Polisi melancarkan pencarian besar-besaran di seluruh daerah Selandia pada Minggu pagi, kata Inspektur Kepala Kepolisian Soren Thomassen kepada wartawan.

Baca Juga: Gempa Mengguncang Afghanistan, 1.500 Orang Luka dan Sedikitnya 1.000 Orang Tewas

Polisi kemudian mengatakan tidak ada indikasi awal bahwa ada penembak lain. Thomassen menolak mengomentari kemungkinan motif atau apakah penembak itu diketahui polisi.

Rumah sakit utama ibu kota, Rigshospitalet, telah menerima 'sejumlah kecil pasien' untuk dirawat, kata seorang juru bicara, dan telah mengerahkan dokter dan perawat tambahan.

Tabloid Denmark BT menerbitkan rekaman video, yang tidak diverifikasi, yang dikatakan direkam oleh seorang saksi serangan itu, Mahdi Al-wazni.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Rudal China Jatuh di Wilayah ZEE Jepang

Jumat, 5 Agustus 2022 | 06:41 WIB
X