• Senin, 8 Agustus 2022

Disebut Melakukan Kejahatan Perang, Rusia Dituduh Menculik dan Menawan 8 Walikota Ukraina

- Minggu, 3 Juli 2022 | 17:36 WIB
Disebut Melakukan Kejahatan Perang, Rusia Dituduh Menculik dan Menawan 8 Walikota Ukraina. (Unsplash)
Disebut Melakukan Kejahatan Perang, Rusia Dituduh Menculik dan Menawan 8 Walikota Ukraina. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - RUSIA dituduh menahan delapan Walikota Ukraina di tengah perang antara dua negara Eropa Timur, menurut sebuah organisasi walikota di Ukraina.

Delapan walikota semuanya diduga diculik dalam empat bulan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi militer khusus di Ukraina.

Banyak walikota berasal dari kota, desa, dan pemukiman yang masih diduduki di bagian selatan dan timur Ukraina, menurut Asosiasi Kota Ukraina.

Baca Juga: Nyatakan Kesiapan Penuhi Permintaan Pertanian RI, Putin: Rusia Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat

Rincian tentang di mana para walikota ditahan atau kondisinya masih belum diketahui, tetapi penangkapan mereka telah memicu tuduhan kejahatan perang dari pihak berwenang Ukraina.

 

 

Walikota yang duduga terakhir mengalami penculikan adalah Petro Zbarovskyi, kepala desa Novotroitsky pada hari Jumat, 2 Juli 2022.

Walikota lainnya yang diculik adalah Ihor Kolykhaev dari Kherson, Valentina Kostenko dari Veliko Kopaniv, Dmytro Lyakhno dari Gornostaiv dan Serhii Khilchenko dari Khrestiv.

Baca Juga: RI Siap Jembatani Komunikasi Rusia dan Ukraina, Jokowi: Saya Telah Menyampaikan Pesan Zelensky untuk Putin

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Rudal China Jatuh di Wilayah ZEE Jepang

Jumat, 5 Agustus 2022 | 06:41 WIB
X