• Senin, 8 Agustus 2022

Puluhan Juta Ton Ekspor Gandum Ukraina Mandek, Jokowi: 'Ukraina Sangat Penting dalam Ketahanan Pangan Global'

- Kamis, 30 Juni 2022 | 10:33 WIB
Presiden RI Joko Widodo saat bertemu Presiden Rusia Volodymyr Zelensky. (Setkab)
Presiden RI Joko Widodo saat bertemu Presiden Rusia Volodymyr Zelensky. (Setkab)

SINAR HARAPAN - DALAM kunjungannya ke Kyiv, 29 Juni 2022 Presiden RI Joko Widodo telah menyerukan untuk melakukan segala kemungkinan untuk membuka blokir ekspor gandum Ukraina.

Presiden Jokowi mengatakan jaminan keamanan diberikan kepada semua pihak yang berkepentingan.

Pemimpin membahas masalah ini saat berbicara dengan pers setelah pembicaraan dengan Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv, lapor koresponden Ukrinform.

Baca Juga: Rusia Dituduh Tembaki Desa-desa di Ukraina dengan Fosfor, Kepala Administrasi Sumy: Amunisi Fosfor Dilarang!

“Saya sampaikan kepada Presiden Zelensky bahwa Ukraina sangat penting dalam ketahanan pangan global," kata Presiden Jokowi.

"Jadi kita harus melakukan segala kemungkinan untuk memastikan kelancaran ekspor gabah dari Ukraina dan jaminan keamanan bagi semua pemangku kepentingan untuk memastikan ekspor melalui pelabuhan Ukraina,” kata Presiden Jokowi lagi.

Sebagai akibat dari permusuhan dan blokade pelabuhan Ukraina di Ukraina, lebih dari 20 juta ton biji-bijian yang akan diekspor di bawah Program Pangan Dunia PBB terjebak di silo Ukraina.

Baca Juga: Update! Rangkuman Terkini Serangan Militer Rusia di Ukraina Senin, 27 Juni 2022

Jokowi menambahkan bahwa dia mendukung upaya PBB untuk membuka blokir ekspor makanan Ukraina. 

Seperti diberitakan Ukrinform, Presiden RI Joko Widodo tiba di Kyiv pada pagi hari 29 Juni.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Ukrinform

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Rudal China Jatuh di Wilayah ZEE Jepang

Jumat, 5 Agustus 2022 | 06:41 WIB
X