• Senin, 5 Desember 2022

Termasuk Tesla, 95 Perusahaan Teknologi Amerika PHK 48 Ribu Tenaga Kerja, Tanda Resesi di Depan Mata?

- Rabu, 22 Juni 2022 | 06:56 WIB
Ilustrasi - Sekitar 48 ribu tenaga kerja di AS mengalami PHK. (Diolah dari Vecteezy)
Ilustrasi - Sekitar 48 ribu tenaga kerja di AS mengalami PHK. (Diolah dari Vecteezy)

SINAR HARAPAN - JUMLAH perusahaan teknologi yang memberhentikan atau melakukan PHK pada karyawannya di Amerika Serikat telah meningkat setiap bulan sejak Januari.

Jumlah ini mencapai 95 perusahaan pada Juni dan mempengaruhi lebih dari 48.000 orang, menurut data dari Trueup seperti dikutip dari Newsfret.

Kasus PHK ini tidak terbatas pada sektor teknologi. Zumper, platform persewaan milik pribadi terbesar di Amerika Utara, mengumumkan akan memberhentikan 15 persen tenaga kerjanya Kamis lalu.

Baca Juga: Kabar COVID 19 Seluruh Dunia: Kasus Beijing Naik Lagi, AS Cabut Aturan Penumpang Pesawat Wajib Negatif COVID

Dua minggu sebelumnya, pembuat kendaraan listrik terkemuka, Tesla, mengumumkan bahwa mereka akan memberhentikan 10 persen dari tenaga kerjanya.

Perusahaan real estate populer, Redfin, baru-baru ini juga mengumumkan rencana untuk memberhentikan 470 karyawannya. Ini 6 persen dari jumlah tenaga kerjanya.

Perampingan ini memicu kekhawatiran penurunan ekonomi, semakin banyak pelaku bisnis dan konsumen AS yakin bahwa ekonomi mulai menurun.

Baca Juga: AS Putar Otak, Pendapatan Rusia Diperkirakan Meningkat Meski Ekspor Minyak Mentahnya Lebih Rendah

Menurut survei terpisah yang dilakukan oleh Conference Board dan Country Financial, lebih dari 60 persen pebisnis dan 82 persen konsumen memperkirakan resesi pada tahun 2023.

Presiden AS Joe Biden menanggapi kekhawatiran ini dengan mencoba meyakinkan publik bahwa resesi 'tidak akan segera terjadi'.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X