• Selasa, 4 Oktober 2022

Harga BBM di AS Melonjak, Pemerintah dan Produsen Minyak Amerika Akan Gelar Rapat Darurat

- Jumat, 17 Juni 2022 | 19:50 WIB
Ilustrasi - Harga BBM di AS Melonjak, Pemerintah dan Produsen Minyak Amerika Akan Gelar Rapat Darurat (Unsplash)
Ilustrasi - Harga BBM di AS Melonjak, Pemerintah dan Produsen Minyak Amerika Akan Gelar Rapat Darurat (Unsplash)

SINAR HARAPANMENTERI Energi Amerika Serikat Jennifer Granholm akan menggelar rapat darurat dengan produsen bahan bakar minyak pekan depan, kata juru bicara departemen, Kamis 16 Juni 2022.

Ketegangan antara pemerintah AS dan Big Oil (sebutan bagi para perusahaan gas dan minyak terbesar di dunia) meningkat akibat lonjakan harga BBM di negara itu.

Rencana pertemuan darurat itu muncul ketika Presiden Joe Biden menuntut penjelasan dari para penyuling minyak kenapa tidak memasok lebih banyak BBM di pasaran ketika mereka meraih rezeki nomplok.

Baca Juga: AS Putar Otak, Pendapatan Rusia Diperkirakan Meningkat Meski Ekspor Minyak Mentahnya Lebih Rendah

Biden sedang berada dalam tekanan akibat rekor harga BBM ketika inflasi menjadi masalah utama bagi para pemilih menjelang Pemilu AS pada November.

Rapat darurat itu akan 'membahas langkah-langkah yang dapat diambil perusahaan untuk meningkatkan kapasitas penyulingan dan mengurangi harga BBM dalam waktu dekat', kata juru bicara departemen, Kamis 16 Juni 2022 malam.

Beberapa sumber sebelumnya mengatakan pertemuan itu akan digelar pada 23 Juni, tetapi departemen belum menetapkan tanggal yang pasti.

Baca Juga: IKEA Putuskan Hentikan Bisnis Ritel di Rusia dan Belarus, Jual Empat Pabrik

Raksasa-raksasa energi meraup untung besar sejak Rusia menginvasi Ukraina, ketika sanksi AS terhadap Rusia menambah tekanan pada pasokan minyak global.

Sejak itu, harga minyak mentah menyentuh angka 120 dolar AS per barel dan harga bensin di AS mencapai rekor 5 dolar per galon (Rp74.163 per 3,79 liter).

Biden pada Rabu mengirimkan surat kepada para pemimpin perusahaan, seperti Marathon Petroleum Corp, Valero Energy Corp dan Exxon Mobil Corp, dan mengatakan bahwa dia telah memerintahkan Granholm untuk menggelar pertemuan.

Baca Juga: Macron: Ukraina Harus Memenangkan Perang dengan Menjaga Integritas dan Kedaulatan Teritorial

"Seperti ditegaskan presiden dalam suratnya, dia juga bersiap untuk menggunakan semua perangkat dan kewenangan yang wajar, sebagaimana mestinya, untuk membantu meningkatkan kapasitas dan keluaran, dan mengurangi harga bahan bakar," kata juru bicara departemen.

Kelompok-kelompok perdagangan besar dalam industri minyak AS pada Rabu membalasnya dengan surat ke Biden.

Mereka mengatakan penyulingan minyak di negara itu sudah 94 persen atau mendekati kapasitas penuh.

Baca Juga: Temui Zelensky, Presiden Prancis, Kanselir Jerman, dan PM Italia dalam Perjalanan Menuju Ukraina

"Setiap pernyataan bahwa para penyuling AS tidak melakukan tugasnya untuk menciptakan stabilitas di pasar adalah kebohongan," kata Chet Thompson, ketua Produsen Bahan Bakar dan Petrokimia Amerika.

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan kepada media bahwa pemerintah ingin mendengarkan gagasan dari kalangan produsen energi.

"Mungkin ada cara yang bisa kami lakukan untuk membantu mereka mencapai kapasitas itu," kata dia.

Baca Juga: Rusia Meminta Pasukan Ukraina yang Bertahan di Pabrik Kimia di Sievierodonetsk untuk Meletakkan Senjata

Komentar Jean-Pierre terdengar lebih lunak ketimbang pernyataan Biden pekan lalu ketika dia mengatakan "Exxon menghasilkan uang lebih banyak daripada Tuhan tahun ini."

Gedung Putih, yang khawatir dengan kegusaran masyarakat jelang pemilihan tengah periode 8 November, mencoba meredam inflasi energi dengan melepas cadangan minyak mentahnya.

Mereka juga menghapus regulasi anti asap pada campuran bensin selama musim panas.

Baca Juga: Invasi Rusia di Ukraina Menambah Ketegangan di 9 Negara Bersenjata Nuklir

Pemerintah AS dapat mengambil langkah tambahan untuk menurunkan harga, salah satunya dengan menggunakan Undang-Undang Produksi Pertahanan peninggalan era Perang Dingin untuk mengaktifkan lagi kilang-kilang penyulingan yang menganggur.

Surat Biden ke produsen juga mengatakan Granholm akan berbicara tentang cara mengatasi kenaikan harga minyak dengan Dewan Minyak Bumi Nasional.

Dewan itu merupakan panel swasta dari para pakar energi yang membuat rekomendasi kepada menteri energi dan pejabat eksekutif terkait.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X