• Senin, 8 Agustus 2022

Presiden Mahmoud Abbas Singgung Ketiadaan Perlindungan Internasional Bagi Warga Palestina

- Minggu, 12 Juni 2022 | 17:47 WIB
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (Bicaralah)
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (Bicaralah)

SINAR HARAPAN - PRESIDEN Mahmoud Abbas mengatakan situasi Palestina saat ini tidak mendukung kesinambungan karena tidak adanya perlindungan internasional bagi rakyat Palestina.

Ia mengatakan Israel gagal memenuhi kewajiban atas perjanjian yang ditandatangani dan resolusi internasional.

Saat berbicara dengan delegasi Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Wilayah Timur Barbara Leaf, Presiden Abbas mengatakan Yerusalem Timur akan tetap selamanya menjadi ibu kota Negara Palestina.

Baca Juga: Seorang Remaja Palestina Berusia 15 tahun Tewas Ditembak Militer Israel di Tepi Barat

“Tujuan kami adalah menyingkirkan pendudukan berdasarkan resolusi internasional,” kata Abbas.

Presiden Abbas mengatakan serangan massal oleh kelompok ekstremis radikal Israel ke Masjid Al Aqsha, pengusiran warga Palestina dari Yerusalem, kebijakan pembongkaran rumah dan pembunuhan warga Palestina oleh pasukan pendudukan Israel telah menjadi kenyataan sehari-hari di Palestina di bawah pendudukan militer Israel.

“Kami tidak akan berkompromi dengan prinsip-prinsip nasional kami dan kami akan tetap teguh di tanah kami. Sudah waktunya pendudukan Israel di Palestina angkat kaki,” kata dia.

Baca Juga: Bentrokan dengan Tentara Israel, Puluhan Warga Palestina Terluka Tembakan Peluru dan Gas Air Mata

Abbas menekankan bahwa kepemimpinan Palestina “sedang dalam proses mengambil langkah-langkah untuk menghadapi eskalasi Israel”.

Hal itu dilakukan karena ketidakmampuan masyarakat internasional untuk memaksa Israel untuk mematuhi resolusi internasional.

Masyarakat internasional juga gagal menghentikan praktik kriminal dan pendudukan, pembersihan etnis dan diskriminasi rasial yang dilakukan Israel, kata dia.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akun Telegram PM Malaysia Ismail Sabri Diretas

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:08 WIB
X