• Minggu, 2 Oktober 2022

Gagal Menyetop Sepenuhnya, Uni Eropa Sepakati Potong 90 Persen Impor Minyak Rusia Akhir Tahun Ini

- Selasa, 31 Mei 2022 | 11:50 WIB
Arsip - Pemimpin Uni Eropa sepakati pemotongan 90% impor minyak Rusia pada akhir 2022. (Twitter.com/@GazpromEN)
Arsip - Pemimpin Uni Eropa sepakati pemotongan 90% impor minyak Rusia pada akhir 2022. (Twitter.com/@GazpromEN)

SINAR HARAPAN - PARA pemimpin Uni Eropa mengatakan mereka pada Senin, 30 Mei 2022 sepakat untuk memotong 90 persen impor minyak dari Rusia pada akhir tahun ini.

Kesepakatan itu mengakhiri kebuntuan yang dialami kelompok negara Eropa tersebut menyangkut sanksi terkeras terhadap Moskow sejak invasi mulai berlangsung di Ukraina tiga bulan lalu.

Para diplomat mengatakan kesepakatan itu akan membuka jalan bagi pemberlakuan elemen-elemen lainnya dalam paket keenam sanksi EU terhadap Rusia.

Baca Juga: Hongaria Belum Setuju, Uni Eropa Gagal Sepakati Sanksi Embargo Minyak Rusia

Salah satu sanksi yang dimaksud adalah memutus bank terbesar Rusia, Sberbank, dari sistem jaringan pengiriman pesan SWIFT.

"Kesepakatan untuk melarang ekspor minyak Rusia ke EU," kata Ketua Dewan Eropa Charles Michel melalui cuitan pada akhir hari pertama pertemuan puncak EU, yang berlangsung dua hari.

"(Larangan) ini akan langsung mencakup sedikitnya 2/3 impor minyak dari Rusia, memotong sangat banyak sumber pendanaan bagi mesin perangnya. Tekanan maksimal terhadap Rusia untuk mengakhiri perang," katanya.

Baca Juga: Dua Kota di Timur Ukraina Dikepung Rusia, Zelensky Desak Uni Eropa Segera Embargo Minyak Rusia

Para pemimpin setuju bahwa pengecualian soal embargo akan diberikan pada Hongaria dan negara-negara lainnya yang khawatir akan dampak ekonomi dari penerapan sanksi itu.

Hongaria adalah negara yang sangat bergantung pada kiriman minyak mentah dari Rusia dan sangat menentang kesepakatan soal embargo tersebut.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui video mengecam para pemimpin EU yang dianggapnya bersikap terlalu lunak terhadap Moskow.

Baca Juga: Kabar Terkini di Ukraina: Tentara Masih Terjebak di Azovstal hingga Tekanan Uni Eropa pada Hongaria

Ketika menyampaikan pidato pada pertemuan puncak EU sebelum kesepakatan soal larangan impor minyak itu diumumkan, Zelensky mencela EU yang dianggapnya tidak punya pemecahan masalah.

"Kenapa kalian tergantung pada Rusia, pada tekanan mereka, dan tidak sebaliknya? Rusia yang justru harus bergantung pada kalian. Kenapa Rusia masih bisa mendapat keuntungan hampir satu miliar euro sehari melalui penjualan energi?" kata Zelensky.

"Kenapa bank-bank yang teroris itu masih beroperasi di Eropa dan sistem keuangan global? Ini pertanyaan serius," katanya.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X