• Minggu, 4 Desember 2022

Seorang Remaja Palestina Berusia 15 tahun Tewas Ditembak Militer Israel di Tepi Barat

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:34 WIB
Arsip - Seorang pria membawa petugas penyelamat yang terluka saat terjadi bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan Palestina saat pemakaman Waleed Al Shareef diluar Kota Tua Yerusalem, Senin (16/5/2022).  (ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/FOC/djo)
Arsip - Seorang pria membawa petugas penyelamat yang terluka saat terjadi bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan Palestina saat pemakaman Waleed Al Shareef diluar Kota Tua Yerusalem, Senin (16/5/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/FOC/djo)

SINAR HARAPAN - PASUKAN Israel menembak mati seorang remaja Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Jumat, 27 Mei 2022, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.

Remaja berusia 15 tahun itu ditembak di bagian leher dan punggungnya di Kota al-Khader dekat Bethlehem.

Remaja tersebut menjadi remaja kedua yang menjadi korban jiwa selama pekan ini, kata kemenkes.

Baca Juga: Bentrokan dengan Tentara Israel, Puluhan Warga Palestina Terluka Tembakan Peluru dan Gas Air Mata

Militer Israel mengaku merespons dengan tembakan langsung ketika sejumlah tersangka melempari batu dan bom molotov ke arah para tentara 'yang rutin melakukan pengamanan' di daerah tersebut.

Militer Israel menambahkan bahwa insiden itu sedang selidiki. Belum diketahui pasti apakah remaja itu ikut dalam bentrokan.

Pembunuhan 'merupakan bagian dari sederet kejahatan dan eksekusi lapangan yang dilakukan pasukan pendudukan' tulis kemenkes Palestina dalam pernyataan.

Baca Juga: Kemenlu Palestina Kecam Proyek Kereta Gantung Israel yang Akan Dibangun Dekat Masjid Al Aqsa

Secara terpisah, pasukan Israel juga melukai lebih dari 200 orang dalam aksi protes di dekat Kota Nablus di Tepi Barat pada Jumat, kata Bulan Sabit Merah Palestina lewat pernyataan.

Sejak awal tahun ini, pasukan Israel atau warga sipil bersenjata telah menewaskan sedikitnya 46 warga Palestina, termasuk gerilyawan, penyerang tunggal, dan pejalan kaki.

Data yang dihimpun Pelindungan untuk Anak Internasional-Palestina (DCIP) menunjukkan sedikitnya delapan di antara para korban jiwa itu adalah anak-anak.

Baca Juga: Polisi Israel Memukul dan Menendang Pengusung Jenazah Wartawati Al Jazeera Hingga Peti Mati Nyaris Jatuh

Sejak Maret, pihak Palestina telah menewaskan 18 orang termasuk warga sipil, polisi, dan penjaga keamanan dalam sejumlah serangan di Israel dan Tepi Barat.***

Editor: Rosi Maria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X