• Minggu, 26 Juni 2022

Jokowi Bertemu Wakil Presiden Zambia, Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:56 WIB
Presiden Jokowi menerima Wapres Zambia W.K. Mutale Nalumango, di BNDCC, Bali, Rabu (25/05/2022). (BPMI Setpres/Kris)
Presiden Jokowi menerima Wapres Zambia W.K. Mutale Nalumango, di BNDCC, Bali, Rabu (25/05/2022). (BPMI Setpres/Kris)

SINAR HARAPAN - Selepas menghadiri pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu (25/05/2022), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Wakil Presiden (Wapres) Zambia W.K. Mutale Nalumango.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden antara lain membahas upaya penguatan kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Zambia.

“Bapak Presiden menyampaikan harapan, ke depan ekspor Indonesia termasuk CPO, kertas, dan pakaian jadi terutama, dapat terus ditingkatkan ke Zambia,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya seperti dikutip dari keterangan pers yang dipublikasi Humas Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: Menlu Retno Bertemu Pejabat PBB di Bali, Ungkapkan Kekhawatiran Belum Tercapainya Penyelesaian Perang Ukraina

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan informasi mengenai adanya beberapa BUMN Indonesia yang saat ini sedang menjajaki kerja sama di Zambia.

Di bidang perkeretaapian misalnya, PT INKA sedang menjajaki penyediaan lokomotif dalam proyek Zambia Railway dari Victoria Falls menuju Kota Chingola.

“Selain itu, ada BUMN Indonesia yang juga sedang menjajaki kerja sama dalam konteks perluasan dan modernisasi terminal Bandara Internasional Lusaka,” ujar Menlu.

Baca Juga: Pulau Dewata Bersiap Sambut KTT G20, Jadikan Kain Endek Bali Sebagai Kain Resmi Busana G20

Di sektor energi baru terbarukan, Presiden Jokowi menyampaikan adanya rencana pembuatan joint venture antara perusahaan BUMN Indonesia dalam pembangunan dan pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya di Zambia.

“Bapak Presiden juga menyampaikan keinginan perusahaan-perusahaan farmasi Indonesia untuk berkontribusi dalam memperkuat sektor kesehatan di Zambia, terutama atau khususnya dalam upaya memenuhi vaksin yang diperlukan di Zambia,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X