• Sabtu, 13 Agustus 2022

Malaysia Antisipasi Kenaikan Kasus COVID Pasca Idul Fitri, Presiden Asosiasi Medis: Belum Saatnya Buka Masker

- Minggu, 24 April 2022 | 16:14 WIB
Ilustrasi - Penggunaan masker untuk mencegah infeksi COVID 19. (Vecteezy)
Ilustrasi - Penggunaan masker untuk mencegah infeksi COVID 19. (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - MALAYSIA harus berhati-hati dan tidak terburu-buru mencabut mandat masker, pakar kesehatan Malaysia memperingatkan.

Saat ini, aktivitas tanpa masker diizinkan di tempat-tempat yang tidak ramai di luar ruangan. Namun, masyarakat Malaysia diperingatkan lebih baik memakai masker untuk sementara waktu lebih lama, terutama ketika mereka berada di tempat-tempat dengan ventilasi yang buruk.

“Saya tidak melihat alasan untuk terburu-buru menghapus mandat penggunaan masker,” kata Presiden Asosiasi Medis Malaysia Dr Koh Kar Chai dilansir dari The Star.

Baca Juga: Seberapa Aman Kondisi COVID 19 di Malaysia untuk Wisata Saat Ini? Simak Fakta-fakta Berikut

Meskipun tingkat vaksinasi di Malaysia tinggi dan rendahnya jumlah infeksi Covid-19 yang parah, katanya, masyarakat harus berhati-hati mengingat pada liburan Hari Raya Idul Fitri mendatang perjalanan dan kunjungan rumah diperkirakan akan tinggi.

“Kami telah melihat peningkatan kasus Covid 19 di negara-negara yang menghentikan mandat penggunaan masker sebelum waktunya. Kita telah melakukannya dengan relatif baik dalam mengelola fase pandemi ini. Kita harus berhati-hati," ujarnya.

“Kita harus terus memakai masker di dalam ruangan, terutama ketika ada banyak orang, dan di transportasi umum serta di tempat-tempat ramai yang ventilasinya buruk," katanya lagi.

Baca Juga: Penting untuk Wisatamu di Malaysia! Berikut yang Harus Kamu Ketahui Soal Aplikasi MySejahtera

 

“Masker juga harus dipakai ketika mengunjungi orang tua serta mereka yang sakit dengan penyakit penyerta,” katanya dalam wawancara.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: The Star

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X