• Kamis, 6 Oktober 2022

Pemberontak Thailand Klaim 2 Ledakan di Pemukiman Muslim, 3 Polisi Terluka dan Satu Warga Tewas

- Minggu, 17 April 2022 | 14:32 WIB
Ilustrasi - Ledakan bom. (Unsplash)
Ilustrasi - Ledakan bom. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - KELOMPOK militan Patani Union Liberation Organization (PULO), G5, mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan yang terjadi di wilayah pedalaman selatan Thailand pada Jumat, 15 April kemarin.

Akibat ledakan di wilayah mayoritas muslim itu, seorang warga sipil dan tiga polisi terluka. Pengakuan ini disampaikan ketua kelompok pemberontak Thailand, Kasturi Mahkota, seperti dilansir Antara dari Reuters.

Pengeboman itu melanggar kesepakatan yang disepakati tentang gencatan senjata Ramadhan antara kelompok pemberontak utama dan pemerintah.

Baca Juga: Hore! Mulai Mei, Wisatawan yang Masuk ke Thailand Hanya Perlu Tes Antigen

Kasturi mengatakan ledakan di provinsi Pattani adalah 'biasa' untuk PULO, yang tidak terlibat dalam pembicaraan antara pemerintah dan Front Revolusioner Nasional (BRN).

Perlu diketahui, BRN sepakat untuk menghentikan aksi kekerasan selama bulan suci Ramadhan hingga 14 Mei mendatang. Kesepakatan itu dibuat dua pekan lalu.

Seorang juru bicara pasukan keamanan Thailand di selatan, Kolonel Kiatisak Neewong, mengatakan tanpa menyebut nama PULO, sebuah kelompok yang tidak termasuk dalam pembicaraan damai mungkin bertanggung jawab atas pengeboman yang bertujuan mengganggu gencatan senjata Ramadhan.

Baca Juga: Kemlu Pastikan Pendampingan 19 Nelayan WNI Ditangkap Thailand

Tim perunding Thailand tentang pembicaraan damai dan BRN menolak berkomentar. Kelompok Kasturi menolak kesepakatan yang akan mengesampingkan kemungkinan kemerdekaan dari Thailand, negara mayoritas Buddha.

"Pembicaraan itu tidak cukup inklusif dan berjalan terlalu cepat," kata Kasturi. Pembicaraan itu diadakan untuk mencari solusi politik atas konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di bawah kerangka konstitusional Thailand.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X