• Senin, 4 Juli 2022

Menyeru Komisi PBB Selidiki Pelanggaran HAM, Ukraina: 360 Warga Sipil Tewas di Bucha, Termasuk 10 Anak-anak

- Minggu, 10 April 2022 | 02:25 WIB
Seorang warga Ukraina, Serhii Lahovskyi, 26 tahun, berduka di samping makam temannya Ihor Lytvynenko, yang menurut penduduk dibunuh oleh tentara Rusia di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Bucha, Rabu 6 April 2022. (ANTARA/REUTERS/Alkis Konstantinidis/as)
Seorang warga Ukraina, Serhii Lahovskyi, 26 tahun, berduka di samping makam temannya Ihor Lytvynenko, yang menurut penduduk dibunuh oleh tentara Rusia di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Bucha, Rabu 6 April 2022. (ANTARA/REUTERS/Alkis Konstantinidis/as)

SINAR HARAPAN - KOMISARIS HAM dari Verkhovna Rada Ukraina, Liudmyla Denisova menuliskan di Telegram bahwa di Bucha di Jalan Yablunska, tentara Rusia mendirikan ruang penyiksaan yang nyata, dan bahwa para penyintas mengatakan bahwa ada markas besar militer Chechnya, yang disebut Kadyrovites.

Seperti diberitakan media Ukraina Ukrinform, dia mengatakan penyintas mengklarifikasi di sini terjadi penembakan orang sampai mati, pembakaran mata, memotong bagian tubuh, disiksa sampai mati tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak.

"Menurut pemerintah kota, hingga hari ini, total 360 warga sipil, termasuk setidaknya 10 anak-anak, telah tewas di Bucha," kata ombudsman Ukraina.

Baca Juga: Lebih Parah dari Bucha: 200 Orang Dilaporkan Hilang dan Belum Ditemukan di Borodyanka

Denisova juga mencatat bahwa di hutan dalam perjalanan keluar dari Hostomel menuju Irpin, penduduk setempat menemukan sebuah mobil yang ditembak berisi satu keluarga.

Menurut Komisioner Parlemen untuk Hak Asasi Manusia, tindakan tentara Rusia tersebut termasuk dalam definisi kejahatan genosida sesuai dengan Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida dan Pasal 6 Statuta Roma dari Mahkamah Pidana Internasional.

“Saya menyerukan kepada Komisi PBB untuk Menyelidiki Pelanggaran Hak Asasi Manusia selama invasi militer Rusia ke Ukraina dan misi ahli yang dibentuk oleh Negara-negara peserta OSCE di bawah Mekanisme Moskow untuk mempertimbangkan fakta-fakta kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Ukraina ini," ujarnya.***

 

Editor: Rosi Maria

Sumber: Ukrinform

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X