Malala Yousafzai: Larangan Bersekolah untuk Anak Perempuan dari Taliban Tak Akan Bertahan

- Minggu, 27 Maret 2022 | 12:38 WIB
Penerima Nobel Perdamaian 2014, Malala Yousafzai.  (Instagram.com/malala)
Penerima Nobel Perdamaian 2014, Malala Yousafzai. (Instagram.com/malala)

SINAR HARAPAN - LARANGAN Taliban terhadap pendidikan anak perempuan tidak akan bertahan selamanya ujar peraih Nobel Perdamaian 2014 Malala Yousafzai di Forum Doha di Qatar pada Sabtu, 26 Maret 2022, seperti dilansir dari France 24.

Taliban yang sekarang berkuasa di Afghanistan, menutup sekolah menengah perempuan hanya beberapa jam setelah dibuka kembali minggu ini. 

“Saya pikir jauh lebih mudah bagi Taliban (untuk menegakkan) larangan pendidikan anak perempuan pada tahun 1996,” kata Malala Yousafzai, yang memenangkan nobel untuk kegigihannya memperjuangkan hak semua anak atas pendidikan, mengatakan kepada Forum Doha di Qatar di hari Sabtu.

Baca Juga: Pemerintah Taliban Afganistan Minta Dunia Beri Pengakuan

“Kali ini jauh lebih sulit, karena perempuan telah melihat apa artinya dididik, apa artinya diberdayakan. Kali ini akan jauh lebih sulit bagi Taliban untuk mempertahankan larangan pendidikan anak perempuan. Larangan ini tidak akan bertahan selamanya,” ujarnya.

Taliban melarang anak perempuan bersekolah selama pemerintahannya di Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001, hal ini berakhir ketika AS menginvasi negara ini. Taliban kembali berkuasa saat pasukan AS mundur pada Agustus tahun lalu.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: france 24

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X