Staf Umum Angkatan Darat: Lebih dari 80 Serangan Bom Rusia ke Ukraina, 29 Berasal dari Belarusia

- Rabu, 23 Maret 2022 | 10:06 WIB
Ilustrasi - Pengeboman dari udara. (Unsplash)
Ilustrasi - Pengeboman dari udara. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - RUSIA telah melancarkan lebih dari 80 serangan mendadak untuk mengebom Ukraina, termasuk 29 penerbangan dari lapangan udara Baranovichi dan Bobruisk yang terletak di Belarusia seperti dilansir dari Ukrinform.

“Ini adalah hari ke-27 perlawanan heroik rakyat Ukraina terhadap invasi militer Rusia. Gagal untuk berhasil, musuh terus meluncurkan rudal dan serangan bom dari udara, di infrastruktur militer dan sipil wilayah Zhytomyr, Kyiv, Chernihiv, Kharkiv, dan Donetsk," tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina di Facebook.

"Musuh telah melakukan lebih dari 80 penerbangan, termasuk 29 dari lapangan terbang Baranovychi dan Bobruisk, yang terletak di wilayah Belarusia," Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melanjutkan.

Baca Juga: Kedutaan Besar AS: Pemindahan Ilegal Anak-anak Ukraina ke Rusia Bukan Bantuan, Itu Penculikan!

Penyerangan dilakukan menggunakan pesawat pengebom, pengebom serang, dan jet tempur. Lima pesawat pengintai digunakan untuk melakukan pengintaian wilayah wilayah Ukraina dari udara.

 

Menurut informasi, di brigade marinir ke-155 Rusia yang terpisah, sejak awal perang, sekitar 220 prajurit telah menolak untuk mengambil bagian dalam agresi bersenjata terhadap Ukraina. Secara total, sejak 24 Februari, sekitar 50 prajurit unit ini telah tewas dan 110 lainnya terluka.

Selain itu, kematian perwira tinggi dan senior dalam perang Rusia-Ukraina telah bergema secara signifikan di seluruh masyarakat Rusia. Seperti diberitakan, dari 24 Februari hingga 22 Maret, Rusia kehilangan sekitar 15.300 personel, 509 tank, 1.556 pengangkut personel lapis baja.***

 

 

Editor: Rosi Maria

Sumber: Ukrinfrom.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X